Berita Bali

VIRAL Bule Duduki Bangunan Diduga Pelinggih di Bedugul, Polda Bali Minta Perangkat Desa Koordinasi

Jagat maya dihebohkan dengan aksi seorang bule atau WNA menduduki sebuah bangunan yang diduga pelinggih di salah satu Pura di Bedugul, Tabanan, Bali.

Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto dalam sebuah acara. 

TRIBUN-BALI.COM, BEDUGUL - Jagat maya dihebohkan dengan aksi seorang bule atau WNA menduduki sebuah bangunan yang diduga pelinggih di salah satu Pura di Bedugul, Tabanan, Bali.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali, foto tersebut diunggah di akun instagramnya pada Sabtu 1 Oktober 2022 dini hari.

Menanggapi hal tersebut, Kepolisian Daerah Bali angkat bicara.


Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca juga: Bule Australia Bungkus Heroin dengan Kondom Dimasukkan ke Dubur Ditangkap, Ini Kronologinya


Kombes Pol. Satake Bayu menuturkan, perangkat desa sebagai pengempon atau penjaga Pura tersebut seyogyanya berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.


Koordinasi tersebut dilakukan guna mendapat solusi atas aksi yang dilakukan oleh WNA yang diduga berkebangsaan Thailand tersebut.


“Itu kan ada aturan adat. Jadi perangkat desa adat menyampaikan ke petugas, berkomunikasi dengan petugas. Bersama-sama dicarikan solusi,” ucap Kabid Humas Polda Bali saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca juga: VIRAL! WNA Thailand Unggah Foto Duduki Pelinggih di Daerah Kebun Raya Bedugul


Tak hanya kali ini, beberapa waktu lalu marak beredar video perkelahian antar WNA di tengah jalan yang terjadi di Bali.


Video-video tersebut kemudian menyebar di media sosial dan menjadi atensi publik khususnya masyarakat Bali.


Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, Polda Bali melalui Pamobvit Polda Bali telah berkoordinasi dengan para Konsulat luar negeri yang ada di Bali.


“Jadi Pamobvit sudah berkoordinasi dengan Konsulat yang ada di Bali. Jadi setiap ada pertemuan-pertemuan, kita sudah sampaikan itu.”

“Selebihnya, itu hak negara masing-masing yang memberitahunya,” tambah Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Sabtu 1 Oktober 2022. (*)

 

Berita lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved