Sponsored Content

Perkuat Keberagaman: Yayasan Sanathana Dharma Nusantara Gelar Diskusi Moderasi Beragama

Perkuat Keberagaman: *Yayasan Sanathana Dharma Nusantara Gelar Diskusi Moderasi Beragama

Editor: Harun Ar Rasyid
TB/Istimewa
Yayasan Sanathana Dharma Nusantara bersama Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, melaksanakan kegiatan Diskusi Terbatas tentang Moderasi Beragama dikalangan anak anak muda Hindu di Banyumas Sabtu,1/122 malam dan Pekalongan, Minggu 2/10/22 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM - Yayasan Sanathana Dharma Nusantara bersama Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, melaksanakan kegiatan Diskusi Terbatas tentang Moderasi Beragama dikalangan anak anak muda Hindu di Banyumas Sabtu,1/122 malam dan Pekalongan, Minggu 2/10/22 pagi.

Gede Mahardika, Ketua Yayasan Sanathana Dharma Nusantara, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi Terbatas tersebut menyampaikan, bagaimana pentingnya memahami semangat Moderasi Beragama dalam pergaulan di masyarakat juga di keluarga, karena moderasi beragama sangat diperlukan untuk menengahi perbedaan pendapat terkait kehidupan beragama di negara yg beragam seperti kita Indonesia, tegasnya.

Diskusi Moderasi Beragama dilaksanakan di Pasraman Satya Dharma Bhakti Klinting, Somagede Banyumas, diikuti 50 orang peserta dan Diskusi di Pasraman Kalingga Satya Dharma, Linggo Sari, Kajen, Pekalongan diikuti 36 siswa siswi Pasraman.

Bapak Mino, tokoh umat di Kabupaten Banyumas dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Moderasi Beragama ini sangat penting bagi anak anak Hindu di Banyumas, mengingat, anak anak bergaul banyak dengan orang Non Hindu, sehingga bisa menyikapi dengan bijak dan tenang, apabila ada perdebatan atau yg mengarah Bully an terhadap peribadatan atau ke-Hinduan anak anak di sini.

Disisi lain, Bapak Wasiyo, tokoh Hindu di Pekalongan dalam sambutannya menegaskan, kehidupan beragama di Pekalongan, khususnya di Kajen, berjalan sangat baik, anak anak juga aktif di Pasraman, dan hubungan dengan lingkungan sekitar berjalan dengan baik, diskusi diskusi sangat penting dilakukan, khususnya terkait Moderasi Beragama, akan menambah wawasan dan cara pandang generasi muda Hindu kedepannya.

Pembicara lain, D Sures Kumar yg merupakan Staf Koordinator Staf Khusus Presiden RI, dan juga tokoh Muda Hindu Nasional, menegaskan moderasi beragama dibutuhkan untuk mencegah konflik, perbedaan cara pandang, dinamika sosial masyarakat, kalau disikapi dengan emosi dan perspektif kebenaran tunggal, akan menimbulkan konflik dan merugikan semua pihak, untuk itu, pentingnya moderasi beragama agar permasalahan permasalahan yg ada dapat disikapi dengan bijak dan santun, tegasnya.

Diskusi terbatas yg dilaksanakan didua tempat ini, baik di Banyumas dan Pekalongan juga menghadirkan pembicara lain seperti Prem Kumar ( Praktisi Hukum dari Jakarta ) dan Haresh Chandra N ( Praktisi Ekonomi dari Jakarta ) dengan Moderator Wayan Budhiartha.
Area lampiran

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved