Berita Denpasar

PT Pertamina Patra Niaga FT Sanggaran Adakan Evaluasi Gempa Bumi dan Tsunami di Desa Serangan

Pulau Serangan menjadi salah satu lokasi yang terdampak gempabumi dan tsunami karena posisinya yang berada di pesisir pantai.

Istimewa
PT Pertamina Patra Niaga FT Sanggaran mengadakan evaluasi gempa bumi dan tsunami di Desa Serangan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali merupakan destinasi wisata dan lokasi pertemuan nasional maupun internasional.


Karena Bali memiliki infrastruktur kritis skala internasional dimana Zona Megathrust Selatan Bali (M8,5) dan sesar naik di Utara Bali (M7,5) menjadikan Bali memiliki potensi gempa bumi dan tsunami. 


Firman Nugroho selaku Field Terminal Sanggaran Pt Pertamina Parta Nigara Area Jatimnus Bali mengatakan dari beberapa kejadian gempabumi yang membangkitkan tsunami, Pulau Serangan menjadi salah satu lokasi yang terdampak karena posisinya yang berada di pesisir pantai.

Baca juga: Pelaksanaan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat untuk Nakes di Denpasar Sudah 76,56 Persen


"Untuk itulah kami adakan kegiatan simulai gempa bumi dan tsunami di Desa Serangan pada hari ini Senin 3 Oktober 2022 bentuk upaya untuk meminimalisir dampak bencana di Pulau Serangan. Kegiatan simulasi dilaksanakan untuk menguatkan kolaborasi pentahelix antar komunitas masyarakat, dunia Pendidikan, dunia usaha, pemerintah, dan media dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana gempabumi dan tsunami di Desa Serangan," ujar Firman (03/10).

Adapun tujuan acara ini diadakan yakni menguji pemahaman informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami, menguji rantai komunikasi informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami, menguji SOP respon gempabumi dan tugas dari Tim Siaga Bencana dan menguji rencana evakuasi.

Baca juga: Tim PKM Unmas Denpasar Menggiatkan Pertanian Organik melalui pelatihan pembuatan Pestsida Nabati


Adapun peserta simulasi gempa bumi dan tsunami Desa Serangan diikuti  150 Siswa SMP 11 Denpasar beserta 3 floor warden (siswa), 50 Siswa SD N 2 Serangan, 10 Orang Masyarakat Sedang Rapat Di Kelurahan Serangan beserta 1 floor warden (warga/petugas kelurahan), Petugas Keamanan dari Tim Pecalang dan Limnas (15 Orang), Tenaga Medis dari Puskesmas dan Ambulance BPBD (8 Orang) dan Tim Monev (Eksernal) dari FPRB Serangan (8 Orang).

Evaluasi gempa bumi dan tsunami Desa Serangan dilaksanakan di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Desa Serangan.

Menanggapi hal ini, Lurah Desa Serangan I Wayan Karma, SIP., MH menyambut dengan suka cita adanya evaluasi gempa bumi dan tsumami, mengingat Desa Serangan menjadi wilayah yang rawan terkena bencana.


"Kami ikutkan beberapa siswa dan masyarakat, jadi biar mereka sigap siaga dikala ada gempa atau tsunami apa yang harus dilakukan pertama kali, bagaimana cara berlindung diri. Semoga dengan adanya acara ini akan terus berkelanjutan dari PT Pertamina setiap bulannya. Karena kita masyarakat butuh edukasi, sedangkan tampungan di TES ini hanya bisa menampung 3000 warga, padahal jumlah warga di Desa Serangan ini ada 4000," ujar Wayan Karma.

Baca juga: KPU Denpasar Gelar Sosialiasi, Manfaatkan Momen Car Free Day di Bajra Sandhi Denpasar

Kegiatan simulasi tsunami dilakukan pada sekolah-sekolah yang ada wilayah Serangan. Siswa/pelajar adalah kelompok yang harus masih mendapat perhatian khusus apabila terjadi bencana, mereka masih memerlukan bimbingan, pengawasan dan pendampingan demi keselamatan mereka.

Ada beberapa upaya membantu sistem manajemen evakuasi disekolah seperti, setiap sekolah diwajibkan memasang arah evakuasi, titik kumpul dan peta rencana evakuasi. Progres di kelurahan Serangan sampai saat ini hampir setiap sekolah sudah memenuhi sistem manajemen mitigasi minimal sepeti yang disebutikan diatas, namun siswa perlu dibiasakan dan dilataih agar terbiasa mengikuti SOP yang sudah disepakati. 


Untuk hal tersebut perlu dilaksanakan latihan uji coba sistem/manajemen berupa drill/simulasi kesiapsiagaan tsunami. 


Rencana dril ini diprakarsai oleh PT Pertamina Patra Niaga FT Sanggaran berkolaborasi dengan BPBD Kota denpasar didukung oleh FPRB Kelurahan Serangan. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved