Tragedi Kanjuruhan

Hikmah Tragedi Kanjuruhan, Coach Teco Sambut Positif Perdamaian Suporter Indonesia

Hikmah Tragedi Kanjuruhan, Coach Teco Sambut Positif Perdamaian Suporter Indonesia

Tribun Bali/Diky Setiawan
Pelatih Bali United Stefano Cugurra di Stadion Dipta - Menanggapi soal isu batalnya Piala Indonesia, Coach Teco ungkap pentingnya diadakan kompetisi Piala Indonesia agar jam terbang pemain meningkat dan akses klub untuk berkiprah di ajang Internasional. 

 

 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Ada hikmah dibalik setiap kejadian, rupanya kalimat itu bukan kiasan semata, dibalik tragedi Kanjuruhan yang mencengangkan publik bahkan dunia, menyisakan hikmah bagi rivalitas dunia supporter di Indonesia yang terlampau ekstrem.

Bukan hanya 1 atau 2 nyawa supporter yang melayang akibat fanatisme buta antar kelompok supporter di Indonesia, dari tahun ke tahun konflik antar supporter selalu mengisi lini pemberitaan.

Berbagai upaya islah atau perdamaian dari beberapa kelompok suporter ditempuh namun tak kunjung langgeng, meski di elit supporter sepakat damai namun dari kelompok supporter arus bawah masih saja mengabadikan rivalitas.

Sebut saja beberapa kelompok yang memiliki rivalitas kental di Indonesia adalah Aremania (Arema fc) dan Bonekmania (Persebaya Surabaya), The Jakmania (Persija Jakarta dan Viking (Persib Bandung) serta Pasoepati (Persis Solo) dan Brajamusti (PSIM Yogyakarta).

Baca juga: KESAKSIAN PELATIH AREMA FC: Lihat Korban Meninggal di Pelukan Pemain Pada Tragedi Kanjuruhan

Masing-masing kelompok supporter tersebut memiliki akar dan latar belakang berbeda-beda dalam sejarah rivalitas abadi mereka.

Tragedi Kanjuruhan yang menjadi tragedi kelam dan terbesar kedua catatan sepak bola dunia diharapkan menjadi momentum perdamaian, akhir dari rivalitas ekstrem antar kelompok supporter.

Bukan isapan jempol belaka, hal itu sudah dimulai kelompok supporter Persis Solo, Pasoepati yang sudah memulai asa perdamaian dengan supporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti, mereka bertemu, berkumpul dan berdoa bersama untuk tragedi Kanjuruhan dan sepak bola Indonesia.

Baca juga: Duka Pemain Persib Bandung kepada Korban Tragedi Kanjuruhan, Begini Pesan Damai Beckham dan Klok

Di Malang, sekelompok supporter Persebaya, Bonekmania juga hadir langsung ke Malang untuk mengucapkan belasungkawa dan berdoa atas Tragedi Kanjuruhan di bumi Arema.

 

Konflik dan rivalitas itu kini mulai berujunng ke ranah cinta dan perdamaian, membuka cakrawala football for unity.

 

Berdamainya antar kelompok supporter Indonesia yang berkonflik ini disambut baik oleh Pelatih Bali United, Stefanno Cugurra sebagai pelaku industri sepak bola di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved