Berita Bali

KECELAKAAN Maut di By Pass Ngurah Rai, Kepolisian Masih Lakukan Penyelidikan

Tragedi kecelakaan maut antara mobil dengan sepeda motor, yang menewaskan dua orang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan masih dicek.

ist
Tragedi kecelakaan maut antara mobil dengan sepeda motor, yang menewaskan dua orang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, hingga kini masih didalami kepolisian. Terutama terkait status hukum sopir, mobil bernama Rian yang diduga memicu insiden kecelakaan maut terjadi. Karena berkendara dengan kecepatan tinggi, bahkan dalam pengaruh alkohol. Saat ini, Satlantas Polresta Denpasar yang menangani kasus tersebut belum bisa mengambil keterangan sopir asal Jakarta itu. Sehingga dikatakan statusnya belum dapat ditentukan. 

TRIBUN-BALI.COM - Tragedi kecelakaan maut antara mobil dengan sepeda motor, yang menewaskan dua orang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, hingga kini masih didalami kepolisian.

Terutama terkait status hukum sopir, mobil bernama Rian yang diduga memicu insiden kecelakaan maut terjadi.

Karena berkendara dengan kecepatan tinggi, bahkan dalam pengaruh alkohol.

Saat ini, Satlantas Polresta Denpasar yang menangani kasus tersebut belum bisa mengambil keterangan sopir asal Jakarta itu.

Sehingga dikatakan statusnya belum dapat ditentukan.

Baca juga: TABRAKAN MAUT Antara Mobil dan Motor, Nekat Berkendara Saat Mabuk, 2 Korban Tewas

Baca juga: TABRAKAN MAUT Beruntun di Jawa Tengah, 13 Mobil Terlibat, Berawal Dari Asap Rumput Terbakar

Tragedi kecelakaan maut antara mobil dengan sepeda motor, yang menewaskan dua orang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, hingga kini masih didalami kepolisian.

Terutama terkait status hukum sopir, mobil bernama Rian yang diduga memicu insiden kecelakaan maut terjadi.

Karena berkendara dengan kecepatan tinggi, bahkan dalam pengaruh alkohol.

Saat ini, Satlantas Polresta Denpasar yang menangani kasus tersebut belum bisa mengambil keterangan sopir asal Jakarta itu.

Sehingga dikatakan statusnya belum dapat ditentukan.
Tragedi kecelakaan maut antara mobil dengan sepeda motor, yang menewaskan dua orang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, hingga kini masih didalami kepolisian. Terutama terkait status hukum sopir, mobil bernama Rian yang diduga memicu insiden kecelakaan maut terjadi. Karena berkendara dengan kecepatan tinggi, bahkan dalam pengaruh alkohol. Saat ini, Satlantas Polresta Denpasar yang menangani kasus tersebut belum bisa mengambil keterangan sopir asal Jakarta itu. Sehingga dikatakan statusnya belum dapat ditentukan. (ist)

Hal ini dibenarkan Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar, Iptu I Wayan Sumardiana.

"Belum orangnya belum dimintai keterangan, karena masih sakit,” ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh Tribun Bali pada Kamis, 6 Oktober 2022

Pihaknya akan memeriksa Rian setelah selesai menjalani perawatan.

Tidak hanya itu, teman Rian bernama Herkulanus pun juga masih dalam perawatan di rumah sakit.

Namun kini polisi telah mengungkap identitas dari salah satu korban meninggal dunia, yang menjadi salah satu penumpang Avanza yang sempat tidak diketahui identitasnya alias Mr X.

“Mr. X tersebut bernama Edy Nurdi, pria asal Jakarta,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi, dalam keterangan resmi yang didapat Tribun Bali.

Kini, jenazah korban disebut sudah diambil oleh keluarganya di RSUP Sanglah, Denpasar.

Di mana diketahui sebelumnya kecelakaan maut ini, mengakibatkan 2 orang pria meninggal dunia akibat alami cedera berat di bagian kepala. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved