Ketua KPK Bakal Temui Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura, Tim Dokter Independen Ikut Serta

Ketua KPK Bakal Temui Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura, Tim Dokter Independen Ikut Serta

Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Ketua KPK Firli Bahuri akan diadili Dewas KPK terkait penggunaan helikopter mewah, Gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menindaklanjuti penanganan kasus dugaan gratifikasi dengan tersangka Gubernur Papua, Lukas Enembe, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Firli Bahuri bakal berkunjung ke Papua.

Kunjungan Firli Bahuri itu untuk melihat langsung kondisi Lukas Enembe yang dikabarkan sakit.

Hingga saat ini Lukas Enembe belum memenuhi panggilan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan tim kuasa hukum Lukas Enembe, Roy Rening, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).

Baca juga: KPK Persilahkan Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe Tolak Jadi Saksi Dihadapan Penyidik

Hanya saja, Roy tidak mengungkap lebih jauh kapan Ketua KPK Firli Bahuri akan menemui Lukas Enembe.

"Jadi pemeriksaan kesehatan ini, oleh tim independen ini akan dilakukan di Jayapura, dan pimpinan KPK sendiri menurut Pak Asep (Asep Guntur Rahayu, Direktur Penyidikan KPK) tadi, Ketua KPK akan hadir langsung, bersama tim dokter independen yang akan berangkat ke Jayapura," ucap Roy.

"Dikonfirmasi bahwa akan hadir juga ke Jayapura adalah Ketua KPK, tadi disampaikan seperti itu," imbuhnya.

Diketahui, pada hari ini tim kuasa hukum membawa dokter pribadi Lukas Enembe untuk menjelaskan hasil pemeriksaan dua dokter ahli spesialis dari Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura kepada dokter dari KPK.

Anton Mote, dokter pribadi Lukas mengatakan, pihaknya bersama dokter independen KPK bakal menemui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat untuk menyampaikan kondisi kesehatan Lukas Enembe.

Baca juga: Tak Hanya Gubernur Papua Lukas Enembe, Anak dan Istri Juga Mangkir Panggilan KPK, Dijemput Paksa?

"Hasil pertemuan tadi juga bersama dengan dokter dari KPK juga, rekomendasinya hari ini secara independen, saya dokter pribadi akan bertemu dengan IDI Pusat bersama dokter KPK untuk menyampaikan secara lengkap kondisi Pak Gubernur," kata Anton di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.

Anton kemudian membeberkan kondisi terkini Lukas Enembe. Lukas disebutkan memiliki banyak penyakit.

"Hasil pemeriksaan, ginjal, hipertensi, diabetes, kolesterol. Kemudian ada stroke, kondisi sekarang. Masih dalam observasi," ungkapnya.

Diketahui,  KPK sudah dua kali melayangkan panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kepada Lukas Enembe.

KPK memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka pada 12 September lalu, tetapi dia mangkir dengan alasan sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved