Berita Tabanan
Dikepung Bencana, Distribusi Air Perumda Tirta Amertha Tabanan Terganggu, Puluhan Titik Terdampak
Bencana alam di Kabupaten Tabanan terjadi di hampir seluruh kecamatan di Tabanan. Hal ini berdampak pada distribusi air PDAM.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Selain itu pelanggan wilayah Banjar Cau, Desa Tua, dan sekitarnya juga terdampak akibat putusnya pipa distribusi 3" di Banjar Cau, Desa Tua, lantaran jalan putus dan longsor.
Kemudian pipa transmisi 6" di MA Kelepud, Dalang juga terkena longsor sehingga terdampak pada pelanggan di Desa Dalang, Desa Gadungan dan sekitarnya.
Selain itu pipa transmisi 6" di Gangsang juga putus sehingga berdampak pada pelanggan di wilayah Banjar Batannyuh, Umadiwang, Umabian, Desa Kukuh, Banjar Pemenang, dan sekitarnya.
“Untuk daerah yang tidak bisa terlayani, maka kami mendistribusikan dengan truk tangki. Mulai kemarin pendistribusian dilakukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, truk tangki yang telah didistribusikan Senin kemarin di antaranya di wilayah Ganter, wilayah BSI, dan Banjar Panti, Kediri, masing-masing satu truk tangki.
Untuk perkembangan Selasa ini, IPA Nyanyi, IPA Telaga Tunjung, IPA Antap, dan MA Dedari sudah beroperasi kembali dan dalam tahap proses normalisasi. Kemudian untuk pipa distribusi 3" di Banjar Cau yang putus akan ditangani hari ini.
Sedangkan untuk penanganan pipa transmisi 6" di MA Kelepud masih terus diupayakan karena medan yang sulit. Dan untuk pipa transmisi 6" di Gangsang saat ini sudah tertangani dan dalam tahap normalisasi.
Saat ini gangguan juga terjadi di wilayah Jalan Majapahit, Jalan Diponegoro, Puskopad 3 BSI karena pipa 14 di jembatan DAM Denbantas putus.
“Atas kondisi ini, kami imbau kepada pelanggan untuk menampung air secukupnya saat air masih mengalir. Namun tentunya pendistribusian air akan diupayakan segera normal kembali setelah pekerjaan/perbaikan selesai,” tegasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Tabanan