Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Ribuan Bibit Ayam Mati Terendam Banjir di Karangasem

Hujan deras di Kab. Karangasem mengakibatkan seribu bibit ayam petelur mati terendam banjir.

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
TB/Istimewa
Ribuan Bibit Ayam Mati Terendam Banjir 

AMLAPURA, TRIBUN BALI.COM - Hujan deras di Kab. Karangasem mengakibatkan seribu bibit ayam petelur mati terendam banjir.

Mengingat ketinggian air cukup tinggi.

Peristiwa nahas terjadi di Banjar Dinas Pegubugan,Duda, Kecamatan Selat, Kab. Karangasem, Senin 17 Oktober 2022. 

Ribuan Bibit Ayam Mati Terendam Banjir
Ribuan Bibit Ayam Mati Terendam Banjir (TB/Istimewa)

Ribuan bibit ayam petelor milik I Nyoman Putu, warga Duda Utara, Kec. Selat, Karangasem.

Bibit ayam petelor berada di kandang.

Hujan turun lebat seebelumnya.

Air mulai membesar senin pagi.

Sedikit demi sedikit air hujan masuk kaandang, hingga rendam ribuan bibit ayam petelor.

Sebelum ribuan bibit ayam terendam, sekitar pukul 03.00 wita, pemilik bersama istrinya sempat melihat kondisi kandang.

Saat itu air mengalir cukup besar.

Pemilik akhirnya balik dikarenakan air sudah besar.

Beberapa jam kemudian, pemilik kembali ke lokasi memastikan kondisi ternaknya.

"Ternyata air masih besar. Sehingga saya kembali. Air yang merendam kemungkinan luapan air sungai dari sebelah kandang. Mungkin krena ditutup material, sehingga air meluap ke kandang," imbuhnya.

Nyoman Putu, tak bisa berbuat apa pasca bencana. Air dtang tiba - tiba, dan deras.

Dari 2 ribu ekor yang diperliharanya, sekitar 400 ekor yang bisa diselamatkan.

Sedangkaan sisanya terendam banjir."Bibit ayam yang terendam sbagian besar baru 14 hari dipelihara,"jelas. Putu, sapaannya.

Ternak ayam petelur baru digeluti beberapa tahun terakhir, di kandang luas 3 are.

Dana yang dipakai bersumber dari pinjaman bank. Kerugiannya diperkirakan mencapai 70 juta.

Seandainya dikalkulasi dengan kandang dan alatnta, kerugian diperkirakan mencapai 100 juta.

Kepala BPBD Kab. Karangasem, IB Ketut Arimbawa, membenarkan, kejadian. Kandang ayam milik Nyoman Putu rusak parah, dan 1.600 ekor ternaknya mati."Ayam sebanyak kurang lebih 1600 ekor mati, kerugian sekitar 100 juta," ungkap IB Ketut Arimbawa, pejabat dri Singaraja, Selasa (18/10/2022).

Selain merendam ternak,luapan air hujan rendam beberapa barang warga.

Diantaranya isi rumah IB Parwata di Desa Selat terendam banjir.

Kerugiannya sekitar 300 juta.

Sepeda motor Sumiartha hanyut.

Gudang Batu dan gergaji pmotong batu tabas milik Wayan Sudarma dibawa arus.

"Rumah dan isi rumah milik I Wayan Mudiasa teerendam banjir di Desa Duda, Kec. Selat. Kerugiannya 40 juta. Rumahnya I Nyoman Kesyug terendam banjit di Dusun Pegubugan, Desa Duda,"kta Arimbawa, mantan Kepala Bid. Pemadam Kebakaran (Damkar).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved