Berita Bali
Yura Yunita Hingga Tulus Meriahkan Hari Pertama Bali Live Project
Dunia hiburan kembali hidup dengan kehadiran konser-konser setelah vakum dari pandemi Covid-19.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Dunia hiburan kembali hidup dengan kehadiran konser-konser setelah vakum dari pandemi Covid-19.
Salah satunya dengan kehadiran Bali Live Project yang memberikan warna kepada
dunia konser dengan menghadirkan 18 musisi selama tiga hari di Pantai Mertasari.
Memulai hari pertama live project pada Jumat (21/10/2022) kemarin yang menampilkan band asal Bali, Soul Food.
Band bergenre Afro RnB ini memulai penampilannya dengan membawakan lagunya berjudul Simpang dan menutupnya dengan Come and Get Stoned.
Hari mulai sore, Bali Live Project kembali berguncang dengan Nidji yang mengajak penonton menanyikan lagi Ku takkan bisa.
Dipertengahan penampilannya, Ubay membuat Live People saut-sautan kemudian melanjutkannya dengan laskar pelangi.
Penampilannya ini memukai para
penontonnya untuk selalu tefokus pada Nidji.
Penampilan disambung oleh musisi muda yang dikenal dengan lagunya “Manusia Berisik”.
Dere tampil memikat dengan balutan kemeja kasual putih dan menutupnya dengan lagu Kota, salah satu karya yang membawa namanya dikenal.
Astera yang adalah band lokal Bali juga turut meramaikan Bali Live Project dengan membawakan lagu-lagunya dan membuat penonton ikut begoyang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Caption-Tribun-BaliZaenal-Nur-Arifin.jpg)