Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Peringati Seabad Pengarang Made Sanggra, Sang Anak Luncurkan Geguritan Katemu ring Tampaksiring Bali

Prof. I Wayan Dibya menuturkan jika Made Sanggra merupakan seorang veteran dan sastrawan yang sangat peduli dengan sastra dan budaya.

Tayang:
Tribun Bali/Putu Supartika
Peringatan seabad Made Sanggra di Yayasan Wahana Dharma Sastra Made Sanggra Gianyar. Peringati Seabad Pengarang Made Sanggra, Sang Anak Luncurkan Geguritan Katemu ring Tampaksiring Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perayaan satu abad pengarang Bali, Made Sanggra digelar dengan peluncuran buku geguritan.

Geguritan berjudul Katemu ring Tampaksiring ini merupakan alih wahanana dari cerita pendek berjudul sama karya Made Sanggra.

Alih wahana ini dilakukan oleh anak kedua almarhum, I Made Suarsa yang juga seorang pengarang dan pensiunan dosen Unud.

Dalam peluncuran di Yayasan Wahana Dharma Sastra Made Sanggra, Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar, Made Suarsa mengungkapkan geguritan ini merupakan salah satu alih wahana maha karya dari Made Sanggra.

Baca juga: PULUHAN Gong Sakral Raib, Kerugian Rp 50 Juta, Pura Dalem Pemaksan Karanganyar Disatroni Maling!

Sebelumnya, Katemu ring Tampaksiring ini pernah dijadikan lakon arja, dan drama gong.

"Semoga ada transformasi lain lagi, misalkan menjadi lukisan," papar Made Suarsa.

Suarsa mengakui, penikmat geguritan alih wahana ini mungkin tidak sebanyak geguritan lain yang kerap digunakan dalam upacara yadnya.

Namun dirinya menyebut, alih wahana ini merupakan tanggung jawabnya sebagai seorang anak dan peneliti.

Ia juga berharap karya alih wahana ini bisa jadi konsumen mahasiswa yang menekuni sastra Bali dan Indonesia.

"Saya menulis geguritan ini tiga tahun lalu dan sempat berkonsultasi dengan Prof Dibya," paparnya.

Selain alih wahana karya sang ayah, Suarsa juga melakukan adaptasi novel Sukreni Gadis Bali karya AA Panji Tisna menjadi geguritan.

Saat ini geguritan tersebut telah selesai dan tinggal diterbitkan.

Sementara itu, akademisi dan budayawan, Prof. I Wayan Dibya menuturkan jika Made Sanggra merupakan seorang veteran dan sastrawan yang sangat peduli dengan sastra dan budaya.

Dibya pun mengenang saat dirinya akan menjadikan cerpen Katemu ring Tampaksiring sebagai lakon Arja.

Saat itu ia mendatangi Made Sanggra, dan mempersilakan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pementasan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved