Berita Bali
Jelang Seri Balap WBSK Mandalika, Bookingan Hotel dan Penyebrangan dari Bali ke Lombok Masih Sepi
Jelang gelaran balap WBSK Mandalika 2022, bookingan hotel dan penyebrangan dari Bali menuju ke Lombok masih sepi, tingkat okupansi hotel 40 persen.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Kartika Viktriani
AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Jelang pagelaran World Superbike 2022 di Sirkuit Mandalika, NTB, bookingan hotel dan jumlah penumpang yang hendak menyebrang dari Pelabuhan Padang Bai, Kec. Manggis, Kab. Karangasem ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB masih sepi.
Padahal World Superbike di Sirkuit Mandalika akan digelar beberapa hari lagi, yakni pada tanggal 11 - 13 Nopember mendatang.
Antusias penonton WSBK tahun ini berbeda jauh dengan ajang WSBK sebelumnya.
Biasanya, jelang 10 hari sebelum WSBK bookingan hotel dan jumlah penumpang naik drastis
Menager ASDP Pelabuhan Padang Bai, Nickson M. Ambarita, mengaku, penumpang yang menyebrang dari Pelabuhan Padang Bai ke Lombok masih normal.
Belum ada peningkatan.
Perharinya jumlah pejalan kaki sekitar 100 - 150 orang, sedangkan sepeda mtor 200 - 300 unit prharinya.
"Penyebrangan masih normal. Belum ada peningkatan.Untuk penumpang jalan kaki sekitar 100 sd 150 orang perharinya. Kalau semua dengan mobil sekitar 300 - 400 orang. Sedangkan sepeda motor sekitar 200 - 300 unit,"ungkap Nikson M. Ambarita, Minggu 6 November 2022 siang hari.
Baca juga: Polres Karangasem Perketat Pengamanan di Pelabuhan Padang Bai dan Perairan Karangasem Jelang G20
Berbeda dengan WSBK tahun sebelumnya, penumpang dan kendaraan yang menyebrang naik 10 sampai 15 persen sejak 10 hari sebelum perhelatan.
Terutama penumpang yang pakai sepeda motor dan kendaraan roda 4 pribadi.
Penumpang yang menyeberang rata - rata berkelompok.
"Sekarang masih normal. Belum ada tanda - tanda ada peningkatan. Sebelumnya trip penyebrangan ditambah karena ada lonjakan penumpang. Sekarang trip penyebrangan masih tetap. 13 trip perhari. Waktu bongkar muat tetap,"tambaah Nikcson.
Hal serupa diungkapkan Ketua PHRI Karangasem, Wayan Kariasa.
Perhelatan WSBK di Sr. Mandalika diakui Kariasa belum berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel di Karangasem.
Disebutkan kemungkinan atmosfer WBSK tidak seperti gelaran Moto GP.