G20 di Bali

Genjot Energi Terbarukan, SUN Energy Pasang PLTS Berkapasitas 97 kWp di Nusa Dua Jelang KTT G20

Genjot Energi Terbarukan, SUN Energy kini pasang PLTS berkapasitas 97 kWp di Nusa Dua jelang pelaksanaan KTT G20 di Bali.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Istimewa
Instalasi PLTS SUN Energy di Kawasan ITDC Nusa Dua, Badung, Bali, pada Senin 7 November 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Perhelatan KTT G20 di Bali, Indonesia bakal menjadi bagian dari sejarah bangsa Indonesia.

Berbagai pihak terus berupaya mengambil langkah strategisnya memberikan dukungan pada perhelatan akbar internasional ini.

Sebagaimana harapan dari berlangsungnya KTT G20 yakni menghasilkan aksi dan kolaborasi nyata untuk menjadi solusi dari isu strategis Presidensi G20.

Transisi menuju energi keberlanjutan telah dicatatkan menjadi salah satu fokus utama dari pelaksanaan KTT G20 untuk menjawab permasalahan lingkungan seperti krisis iklim global.

Upaya perwujudan transisi energi ini tidak hanya memerlukan regulasi, namun juga komitmen nyata dari para pelaku industri untuk memulai langkah keberlanjutannya.

Seperti yang dilakukan oleh PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC Utilitas), anak usaha PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN  pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia.

Instalasi PLTS Rooftop tahap awal dengan kapasitas 97 kWp, atau setara dengan 10 persen  jumlah konsumsi energi operasional utilitas kawasan ini, yang menjadi bagian dari sumber energi listrik gedung-gedung vital pada saat penyelenggaraan KTT G20, yaitu gedung-gedung Command Center di kawasan The Nusa Dua.

PLTS Rooftop The Nusa Dua ini dikembangkan oleh ITDC Utilitas berkolaborasi dengan SUN Energy, perusahaan pengembang PLTS yang telah mencatatkan ragam portfolio bisnisnya pada berbagai jenis industri.

Direktur Utama PT Surya Utama Nuansa, Roy Wijaya menjelaskan, setelah instalasi Solar Charging Stationdi kawasan pariwisata lainnya di Indonesia, instalasi PLTS berkapasitas 97 kWp di kawasan The Nusa Dua merupakan wujud dukungan SUN Energy terhadap transisi hijau dalam sektor pariwisata.

Baca juga: Jelang KTT G20 di Bali, ITDC Utilitas dan SUN Energy Resmikan Proyek PLTS The Nusa Dua

Melalui potensi pemanfaatan energi surya di Indonesia, SUN Energy sebagai salah satu solar developer terbesar di Indonesia telah mencatatkan dukungannya terhadap kemajuan transisi hijau di Indonesia.

Seperti produk stasiun pengisian daya listrik berbasis energi surya “Chargee” yang diperkenalkan pertama kali di kawasan pariwisata seperti Mandalika dan Labuan Bajo.

“SUN Energy telah berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaiknya dalam melakukan elektrifikasi secara menyeluruh dengan energi bersih lintas industri. berupaya menjadi bagian dari proses transisi energi bagi ragam sektor industri, sistem PLTS Rooftop ini turut mendukung kemajuan sektor pariwisata hijau di Indonesia,” papar Roy Wijaya kepada Tribun Bali, pada Selasa 8 November 2022.

“Pertambahan portofolio bisnis dari beragam jenis industri yang terus kami catatkan menjadibukti dari pertumbuhan minat pasar akan pemanfaatan energi surya di Indonesia,” imbuhnya.

 

ITDC Utilitas mencatatkan langkah awalnya dalam mengembangkan konsep keberlanjutan di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali, melalui pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi keberlanjutan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved