Berita Bangli
Kecelakaan Truk Masuk Jurang Jalur Culali, Diduga Akibat Mengantuk, Begini Kondisi Putu Rencana
Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto,S.H.,M.H., saat dikonfirmasi Rabu (9/11/2022) membenarkan kejadian kecelakaan ini.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hendak pulang ke rumah, seorang supir truk asal Desa Songan, Kintamani justru mengalami kecelakaan, Rabu (9/11/2022). Kendaraan yang dia kendarai jatuh ke jurang sedalam 30 meter, saat melintas di jalur Culali.
Informasi yang dihimpun, musibah kecelakaan dialami I Putu Rencana.
Kejadian kecelakaan bermula saat pria 29 tahun itu, mengendarai truk dari arah Desa Batur Selatan menuju Desa Songan, Kintamani, sekitar pukul 03.30 WITA.
Saat melewati jalur Culali, Putu Rencana merasa mengantuk hingga kehilangan konsentrasi.
Alhasil truk warna Putih DK 8089 PW yang dikendarainya, jatuh ke jurang sedalam 30 meter.
Baca juga: Proses Evakuasi Kendaraan Korban Kecelakaan di Jalan Erlangga Bangli Terkendala Tanah Labil
Baca juga: TABRAKAN MAUT di Kediri Tabanan, Bocah Lima Tahun Meninggal Dunia, Satunya Patah Kaki

Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto,S.H.,M.H., saat dikonfirmasi Rabu (9/11/2022) membenarkan kejadian kecelakaan ini.
Pihaknya yang menerima laporan kecelakaan, segera bergegas menuju ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
"Posisi truk tidak mengangkut barang apapun, karena saat itu pengemudi hendak pulang ke rumahnya di Banjar Tabu, Desa Songan.
Namun saat dalam perjalanan pengemudi mengantuk, sehingga terjadi out of control," ucapnya.
Dikatakan pula, tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan ini.
Sang sopir truk berhasil menyelamatkan diri, sehingga hanya mengalami luka lecet.
Kendati demikian, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp 10 juta.
Tindaklanjut dari itu, Kompol Ruli mengaku pihaknya masih berupaya melakukan proses evakuasi truk.
Selama proses evakuasi jalur Culali sementara ditutup, dan lalu lintas dialihkan ke jalur lain.
"Kita lakukan pengaturan lalu lintas, sehingga tidak terjadi kemacetan," tandasnya. (*)