G20 di Bali
Joe Biden dan Xi Jinping akan Bertemu di Sela KTT G20 di Bali, akan Bahas Perang Rusia-Ukraina?
Presiden Amerika Serikat dan China akan saling bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15 dan 16 November 2022.
Joe Biden dan Xi Jinping akan Bertemu di Sela KTT G20 di Bali, akan Bahas Perang Rusia-Ukraina?
TRIBUN-BALI.COM – Dua Kepala Negara para pemimpin dua eknomi besar dunia Amerika Serikat dan China akan saling bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15 dan 16 November 2022.
Adapun pertemuan Presiden Joe Biden dan Presiden Xi Jinping akan di gelar di sela KTT G20 di Bali.
Dikutip Tribun-Bali.com dari Antara, pertemuan keduanya akan membahas berbagai isu global dan regional.
Selain itu, pihak Gedung Putih pun mengungkapkan jika keduanya bertemu untuk membahas secara bertanggung jawab mengelola persaingan dan bekerja sama di mana kepentingan kita selaras, terutama pada tantangan transnasional yang mempengaruhi masyarakat internasional.
"Kedua pemimpin akan membicarakan upaya mempertahankan sekaligus memperdalam jalur komunikasi antara Amerika Serikat dan China selaku pengelola persaingan, dan melakukan kerja sama di mana kepentingan sejalan, terutama pada tantangan lintas negara yang berdampak terhadap komunitas internasional," kata juru bicara Karine Jean-Pierre lewat sebuah pernyataan pada Kamis 10 November 2022.
Lebih lanjut, pertemuan Joe Bidan dan Xi Jinping akan menjadi pertemuan langsung pertama para pemimpin dua ekonomi terbesar sejak Joe Biden resmi menjadi Presiden Amerika Serikat pada Januari 2021 silam.
Baca juga: Menko Marves Apresiasi Kecanggihan Fitur dan Kecepatan Command Center dalam Pengamanan KTT G20
Pertemuan juga terjadi beberapa minggu setelah Xi dianugerahi masa jabatan ketiga, lima tahun yang melanggar norma sebagai pemimpin Partai Komunis China selama kongres nasional partai.
Gedung Putih telah bekerja dengan para pejabat China selama beberapa minggu terakhir untuk mengatur pertemuan tersebut.
Pembahasan
Pada pertemuan dengan Xi Jinping, Biden dikabarkan akan mengangkat isu seputar Taiwan dan pelanggaran HAM serta lebih banyak lagi.
“Kekhawatiran kami dan sekutu serta mitra kami tentang praktek ekonomi China yang membahayakan," menurut pejabat senior Biden.
Selain itu, kedua pemimpin itu juga akan membahas seputar perang Rusia di Ukraina.
"Presiden percaya bahwa sangat penting untuk membangun pondasi hubungan dan memastikan bahwa ini adalah aturan jalan yang mengikat persaingan kami," kata pejabat tersebut.
Gedung Putih berusaha mengecilkan harapan untuk pertemuan itu, mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada komunike bersama atau hasil yang diantisipasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Xi-Jinping-dan-Joe-Biden15.jpg)