Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

G20 di Bali

Joe Biden dan Xi Jinping akan Bertemu di Sela KTT G20 di Bali, akan Bahas Perang Rusia-Ukraina?

Presiden Amerika Serikat dan China akan saling bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15 dan 16 November 2022.

Tayang:
Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
LINTAO ZHANG / POOL / AFP
Presiden China Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Presiden AS Joe Biden (kiri) di dalam Aula Besar Rakyat di Beijing pada 4 Desember 2013. Biden tiba di Beijing untuk menyampaikan keprihatinan atas zona udara China yang meningkatkan ketegangan regional, mencari untuk meningkatkan hubungan sementara juga menggarisbawahi aliansi dengan Tokyo dan Seoul. Perjalanannya menyusul kehebohan selama berminggu-minggu setelah Beijing mendeklarasikan "zona identifikasi pertahanan udara" (ADIZ) yang meliputi pulau-pulau Laut China Timur yang disengketakan dengan Jepang. 

Joe Biden dan Xi Jinping akan Bertemu di Sela KTT G20 di Bali, akan Bahas Perang Rusia-Ukraina?

TRIBUN-BALI.COM – Dua Kepala Negara para pemimpin dua eknomi besar dunia Amerika Serikat dan China akan saling bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15 dan 16 November 2022.

Adapun pertemuan Presiden Joe Biden dan Presiden Xi Jinping akan di gelar di sela KTT G20 di Bali.

Dikutip Tribun-Bali.com dari Antara, pertemuan keduanya akan membahas berbagai isu global dan regional.

Selain itu, pihak Gedung Putih pun mengungkapkan jika keduanya bertemu untuk membahas secara bertanggung jawab mengelola persaingan dan bekerja sama di mana kepentingan kita selaras, terutama pada tantangan transnasional yang mempengaruhi masyarakat internasional.

"Kedua pemimpin akan membicarakan upaya mempertahankan sekaligus memperdalam jalur komunikasi antara Amerika Serikat dan China selaku pengelola persaingan, dan melakukan kerja sama di mana kepentingan sejalan, terutama pada tantangan lintas negara yang berdampak terhadap komunitas internasional," kata juru bicara Karine Jean-Pierre lewat sebuah pernyataan pada Kamis 10 November 2022.

Lebih lanjut, pertemuan Joe Bidan dan Xi Jinping akan menjadi pertemuan langsung pertama para pemimpin dua ekonomi terbesar sejak Joe Biden resmi menjadi Presiden Amerika Serikat pada Januari 2021 silam.

Baca juga: Menko Marves Apresiasi Kecanggihan Fitur dan Kecepatan Command Center dalam Pengamanan KTT G20

Pertemuan juga terjadi beberapa minggu setelah Xi dianugerahi masa jabatan ketiga, lima tahun yang melanggar norma sebagai pemimpin Partai Komunis China selama kongres nasional partai.

Gedung Putih telah bekerja dengan para pejabat China selama beberapa minggu terakhir untuk mengatur pertemuan tersebut.

Pembahasan

Pada pertemuan dengan Xi Jinping, Biden dikabarkan akan mengangkat isu seputar Taiwan dan pelanggaran HAM serta lebih banyak lagi.

“Kekhawatiran kami dan sekutu serta mitra kami tentang praktek ekonomi China yang membahayakan," menurut pejabat senior Biden.

Selain itu, kedua pemimpin itu juga akan membahas seputar perang Rusia di Ukraina.

"Presiden percaya bahwa sangat penting untuk membangun pondasi hubungan dan memastikan bahwa ini adalah aturan jalan yang mengikat persaingan kami," kata pejabat tersebut.

Gedung Putih berusaha mengecilkan harapan untuk pertemuan itu, mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada komunike bersama atau hasil yang diantisipasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved