G20 di Bali
3 Kepala Negara Resmi Batal Hadiri Langsung KTT G20 di Bali, Luhut Ungkap Alasan Utama
Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali resmi hanya akan dihadiri oleh 17 kepala negara usia 3 presiden menyatakan dirinya absen
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali resmi hanya akan dihadiri oleh 17 kepala negara usia 3 presiden menyatakan dirinya absen.
Awalnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin, jadi yang pertama mengakui kalau dirinya absen dalam pertemuan global tersebut.
Lantas, 2 presiden lainnya yakni Presiden Meksiko dan Presiden Brasil juga rasmi tidak hadir dalam konferensi tersebut.
Menko marves Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan ketiga pemimpin negara tersebut harus batal hadir secara langsung di KTT G20 Bali.
Baca juga: 8 Pesawat VVIP G20 Akan Mendarat di Bali Hari Ini, Air Force One hingga Private Jet Elon Musk
Luhut menjelaskan bahwa ada alasan mengapa presiden Brasil tidak bisa datang ke KTT G20 mendatang, namun dirinya tidak mengetahui alasan absennya Presiden Meksiko.
Luhut menjelaskan bahwa negara Brasil baru saja mengadakan Pemilu pada akhir Oktober lalu dan hasilnya sudah diketahui dengan Lula da Silva sbg pemenang Pemilu.
Selanjutnya Presiden akan dilantik pada 1 Januari 2023 sehingga kesibukan ini berbenturan dengan penyelenggaraan KTT G20.
Dengan demikian Presiden Brasil saat ini memang sudah akan segera berakhir jabatannya.
"Bisa dimaklumi pemimpin Brasil tidak hadir karena memang negara itu baru saja adakan Pemilu," kata Luhut dlm jumpa pers Di media centre G20 di BICC, the Westin Resort, Nusa Dua Bali Sabtu 12 November 2022 lalu.
Baca juga: Diduga Rencanakan Aksi Demo KTT G20 di Bali, Imigrasi Amankan 2 WN Asal China
"Kalo Presiden Meksiko, saya tahu sejauh yang saya tahu tidak pernah pergi jauh dari negaranya," kata Luhut.
"Presiden Putin tak bisa hadir karena ada urusan domestik yang harus ditekel," katanya
Di sisi lain, Presiden Russia, Vladimir Putin secara resmi mengumumkan ketidakhadirannya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Kehadiran pemerintah Rusia nantinya akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov namun Putin diyakini akan hadir secara virtual.
Pemerintah Indonesia sebelumnya sudah sempat mengundang presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk hadir namun sepertinya hanya akan bisa hadir secara virtual.
Pertemuan KTT G20 ini menjadi pertemuan virtual antara Putin dan Zelensky namun pemerintah Indonesia mengharapkan KTT G20 kali ini bukan fokus untuk membahas politik.
Baca juga: 12 Srikandi Brimob Polri, Bertugas Relokasi Unjuk Rasa Kaum Wanita hingga Difabel Saat KTT G20 Bali