G20 di Bali

Inilah Beberapa Alasan Kenapa Putin Tidak Akan Menghadiri KTT G20 di Bali

Inilah beberapa alasan kenapa Presiden Rusia, Vladimir Putin tidak akan hadir pada KTT G20 di Bali.

Penulis: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman | Editor: Ngurah Adi Kusuma
AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV
Presiden Rusia, Vladimir Putin. Inilah Beberapa Alasan Kenapa Putin Tidak Akan Menghadiri KTT G20 di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Acara KTT G20 di Bali akan dimulai hanya dalam hitungan hari saja. Sekitar 17 pemimpin dari negara anggota sudah mengkonfirmasi kehadirannya.

Namun, seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin dipastikan tidak akan menghadiri acara KTT G20 di Bali.

Tidak hadirnya Putin, bukan berarti Rusia tidak ikut KTT G20. Rusia  akan diwakilkan  oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Larov.

Dikutip dari Kompas.com, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov menjelaskan ketidakhadiran Vladimir Putin di KTT G20 yang akan dilaksanakan di Bali, 15-16 November 2022.

Baca juga: Persiapan KTT G20 Hampir 100 Persen, Luhut Minta Maaf Ganggu Kenyamanan Warga Bali

“Ini adalah keputusan kepala negara, mengingat jadwalnya dan perlunya Presiden tetap tinggal di Federasi Rusia,” ucap Peskov.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (MenkoMarves), Luhut Binsar Pandjaitan  menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah melakukan komunikasi via telepon dengan Preiden Putin.

Ini dilakukan karena Presidensi berupaya mengakomodasi semua kepala negara G20.

“Sebagai ketua G20, Presiden (Jokowi) tentu ingin mengakomodasi semua. Beliau berkomunikasi dengan semua leaders, saya kira dan itu yang terjadi (Putin tidak hadir). Mungkin itu yang terbaik buat semua,” jelas Luhut.

Sama hal dengan pernyataan dari Juru Bicara Kremlin, Luhut mengatakan bahwa mungkin Putin memiliki kesibukan di dalam negeri, yang mana menjadi prioritasnya.

“Ya mungkin kesibukan dari presiden Putin di dalam negeri yang juga harus hormati,” pendapatnya.

Lebih lanjut, Mantan Penasihat Putin, Sergey Markov juga ikut menjelaskan alasan ketidakhadirannya sang Presiden Rusia ke KTT G20.

Baca juga: 3 Kepala Negara Resmi Batal Hadiri Langsung KTT G20 di Bali, Luhut Ungkap Alasan Utama

Ia mengatakan bahwa, ada kemungkinan terjadinya upaya pembunuhan terhadap Putin dari AS, Inggris, dan Ukraina.

“Alasan mengapa Putin tidak pergi ke G20 adalah serius. Ada kemungkinan besar upaya pembunuhan terhadap Putin dari dinas khusus AS, Inggris, dan Ukraina,” ujar Markov.

Dia menambahkan, alasan lain ketidakhadiran Putin di KTT G20 di Bali adalah karena kemungkinan situasi yang memalukan.

“Misalnya, beberapa aktivis sosial difabel menjatuhkan Putin - seolah-olah tidak sengaja - kemudian semua media dunia merilis foto dengan tulisan 'Presiden Rusia merangkak',” tutur Markov.

“Saya yakin situasi seperti ini sedang direncanakan oleh beberapa orang Barat yang benar-benar gila,” sambungnya.

Kemudian, penjelasan alasan Presiden Putin tidak datang ke KTT G20 datang dari Pengamat Militer, Connie Rahakundini Bakrie.

Ia mengatakan bahwa Presiden Putin enggan ingin merepotkan Indonesia sebagai tuan rumah dari kegiatan KTT G20.

“Putin tidak mau Indonesia 'berantem' dengan negara lain, terutama anggota G7 (negara barat), karena kehadirannya," kata Connie, dikutip dari Kompas.com, 12 November 2022.

Baca juga: 8 Pesawat VVIP G20 Akan Mendarat di Bali Hari Ini, Air Force One hingga Private Jet Elon Musk

“Putin tidak mau merepotkan Indonesia. 'Berantem' dengan satu negara saja sudah merepotkan, apa lagi dengan banyak negara,” sambungnya.

Pernyataannya tersebut, didasari oleh pernyataan langsung dari Vladimir Putin, yang mana ia sudah menganggap Indonesia adalah saudaranya.

“Karena itu, Putin memutuskan untuk tidak akan hadir di Bali,” pungkasnya. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Rusia Mengapa Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 di Bali" dan "Putin Tak Hadiri KTT G20, Connie: Tak Mau Repotkan Indonesia" (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved