Berita Karangasem

Jalan yang Dilalui Luapan Air Sungai Belum Dapat Perhatian

Warga Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem kecewa lantaran beberapa  jalan yang dilalui luapan air sungai dimusim hujan belum diperbaiki

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ SAIFUL ROHIM
Kondisi jalan yang dilalui luapan aliran sungai Yeh Banges, Senin (14/11/2022). Lokasinya di Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warga Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem kecewa lantaran beberapa  jalan yang dilalui luapan air sungai dimusim hujan belum diperbaiki. Diantaranya jalan yang dilalui Sungai Yeh Banges di Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem.

Ni Nengah Wati, warga Seraya, mengatakan, jalan yang dilalui luapan air sungai adalah akses utama warga beraktivitas. Seperti  untuk sembahyang, sekolah, serta ke pasar. Apalagi beberapa minggu teerakhir cuaca di Kab. Karangasem tak bersahabat. Sering terjadi hujan cukup lama.

"Jalanan sudah dari dulu sepert ini. Saat  hujan deras cukup lama, air sungai  meluap ke badan jalan. Cuma pemerintah hingga kini belum perbaiki jalanan tersebut,"kata Wati, Senin (14/11/2022)  siang  hari. 

Ditambahkan, jalanan pernah memakan korban. Saat itu seorang siswa meelintas, dan terbawa arus sungai kebawah. Seorang guru sempat terbawa arus sungai hingga meninggal. Masyarakat sangat berharap pemerintah bisa segera memperbaiki, sehingga aktivitas  tidak terhambat.

"Biasanya kalau sudah musim hujan, siswa yang  meelintasi luapan air sungai kadang meliburkan diri. Terutama  pelajar asal Seraya Tengah dan Seraya Barat. Seperti siswa SMAN 3 Karangasem. Saya berharap pemerintah segera buatkan jembatan seperti di Seraya Timur,"harap Wati.

Untuk sementara warga terpaksa pasang pagar dari besi beberapa titik, serta rantai dipinggir jalan. Pemasangan pagar dilakukan swadaya oleh warga. Tujuannya untuk  mengantisipasi  hal tak diinginkan, sehingga pengendara merasa aman saat  melintas. Tidak terseret luapan  sungai ke bawah.

Kabid Bina Marga, Dinas PUPR dan Perumaham Rakyat Karangasem, Wayan Surata Jaya, mengaku, Pemkab Karangasem sudah mengusulkan ke Provinsi  Bali selaku  pemilik jalan. Dari 5 titik jalan yang dilalui air sungai, beberapa titik sudah dibuatkan jembatan agar sungai tidak meluap.

"Ini jalan Provinsi Bali. Dari 5 titik yang ada, beberapa sudah dibuatkan jembatan. Sedangkn sisanya belum tahu kapan akan dibangun. Pemkab Karangasem sebatas memberitahu jika ada kerusakan,"imbuhnya.

Tak hanya jalan  Provinsi, beberapa jalan nasional kondisinya sama dengan jalanan di Seraya Tengah. Beberapa jalan nasional sering dilalui luapan sungai saat musim  hujan. Seperti di  Kecamatan Kubu."Kalau tak salah ada 4 titik jalan nasional. Semuanya belum diperbaiki,"akui Surata Jaya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved