Piala Dunia Qatar 2022

Alphonso Davies Pemain Gemilang Untuk Timnas Kanada di Piala Dunia Qatar 2022

Ya, pemain ini dikabarkan menjadi pembeda kali ini, bersama Timnas Kanada ia ternyata pemain yang berbahaya di negaranya karena memiliki jam terbang y

Editor: Ahmad Firizqi Irwan
AFP/BEN STANSALL
Pemain muda Bayern Muenchen, Alphonso Davies. 

TRIBUN-BALI.COM, QATARPiala Dunia Qatar 2022,  Alphonso Davies menjadi kekuatan baru bagi Timnas Kanada yang berlaga di Piala Duni 2022.

Usai lama tak terlihat di kompetisi akbar, Timnas Kanada ternyata memiliki banyak pemain yang mumpuni salah satunya Alphonso Davies.

Ya, pemain ini dikabarkan menjadi pembeda kali ini, bersama Timnas Kanada ia ternyata pemain yang berbahaya di negaranya karena memiliki jam terbang yang cukup baik di Liga Eropa.

Baca juga: Akram Afif, Pemain Al Sadd Akan Buktikan Kapasitasnya di Piala Dunia Qatar 2022

Alphonso Davies menjadi penggawa Timnas Kanada yang memiliki paling melejit di Liga Eropa.

Piala Dunia 2022 pun menjadi panggung sang pemain untuk menunjukkan andilnya bagi negaranya.

Pemain milik Bayern Munchen itu adalah pria yang dilahirkan di Ghana pada tahun 2000.

Lima tahun setelahnya baru-lah sang pemain pindah ke Kanada untuk menyambung hidup bersama sang Ibu.

Sebagai seorang imigran, karier sepakbola Davies di Kanada dapat dikatakan begitu mulus.

Bakat sepakbola Davies tercium saat dirinya bergabung dengan SSB Free Footie, SSB yang menggratiskan biaya sekolah sepakbola dari usia anak-anak hingga remaja.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Tampil Ngotot Meski Tidak Muda di Piala Dunia Qatar 2022, Ini Kata Danilo Pereira

Davies menjadi murid yang paling berbakat di sana, dengan menunjukan keahliannya menggiring dan memendang bola yang diatas rata-rata.

Melihat potensi tersebut, pelatih Free Footie pada saat itu, Tim Adams, menghubungi Marco Bossio yang merupakan pelatih lokal dari SSB lokal Kanada St. Nicholas Soccer Academy.

Marco Bossio menawarkan Davies menimba ilmu sepakbola disana dengan intensitas latihan dan prasarana yang lebih lengkap.

Striker Dortmund Erling Braut Haaland (kanan) dan pemain tengah Bayern Muenchen Alphonso Davies bersaing untuk mendapatkan bola dalam pertandingan Liga Jerman, Borussia Dortmund vs Bayern Muenchen pada 26 Mei 2020 di Dortmund, Jerman.
Striker Dortmund Erling Braut Haaland (kanan) dan pemain tengah Bayern Muenchen Alphonso Davies bersaing untuk mendapatkan bola dalam pertandingan Liga Jerman, Borussia Dortmund vs Bayern Muenchen pada 26 Mei 2020 di Dortmund, Jerman. (FEDERICO GAMBARINI via KOMPAS.COM)

Mengembangkan potensi sepakbolanya di sana, Davies berhasil naik level dengan masuk ke dalam akademi klub sepakbola MLS, Vancouver Whitecaps di usia 14 tahun, Mulai dari kelompok umur U-16 dan U-18.

Davies hanya butuh waktu 1 tahun untuk mengasah kemampuannya di tingkat junior.

Di usianya yang baru menginjak 15 tahun, Davies berhasil masuk di squad Senior Vancouver Whitecaps dan debut di Liga tertinggi Amerika Serikat, MLS.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved