Rudal Rusia Hantam Polandia
Pemimpin NATO & G7 Gelar Rapat Dadakan di Sela KTT G20 Bali, Bahas Soal Rudal Rusia Hantam Polandia
Para pemimpin NATO dan G7 sepakat dengan Polandia menyelidiki kasus Rusia jatuhi Rudal ke Timur Polandia
Penulis: Sunarko | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Pemimpin NATO & G7 Gelar Rapat Dadakan di Sela KTT G20 Bali, Bahas Soal Rudal Rusia Hantam Polandia
TRIBUN-BALI.COM, NUSA DUA - Para pemimpin Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan The Group of Seven (G7) menggelar rapat darurat di Nusa Dua, Bali, di sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Rabu 16 November 2022.
Rapat mendadak itu diadakan menyusul berita "nyasarnya" rudal-rudal Rusia ke wilayah timur Polandia pada Selasa 15 November 2022.
Polandia adalah salah-satu anggota NATO.
Sebelumnya pihak NATO sudah menegaskan bahwa akan membalas sejengkal apapun wilayah negara-negara anggotanya jika ada serangan dari Rusia menyusul perang Rusia-Ukraina.
Rapat darurat tersebut membuat penanaman bibit mangrove di Tahura Mangrove sebagai agenda sampingan KTT G20 Bali, jadi mundur dari jam yang dijadwalkan.
Para pemimpin NATO dan G7 yang mengikut rapat mendadak itu antara lain Presiden Amerika Serikat Joe Biden, PM Inggris Rishi Sunak, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni, Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte, Presiden Dewan Eropa (European Council) Charles Michel, Kanselir Jerman Olaf Scholf, Presiden Spanyol Pedro Sanchez, dan PM Jepang Fumio Kishida (unsur G7).

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Jenderal Dewan Eropa yang diperoleh Tribun Bali, pernyataan bersama (joint statement) para pemimpin NATO dan G7 yang rapat di Nusa Dua Bali adalah sebagai berikut:
Baca juga: Eropa Timur Memanas NATO Siaga 1, Menhan Rusia Bantah Rudalnya Hantam Polandia & Pesan Damai Jokowi
"Kami mengutuk serangan rudal biadab yang dilakukan Rusia di kota-kota Ukraina dan infrastruktur sipil pada hari Selasa (15/11/2022)," demikian bunyi awal pernyataan bersama itu.
"Kami membahas ledakan yang terjadi di bagian timur Polandia dekat perbatasan dengan Ukraina. Kami menawarkan dukungan penuh kami untuk dan membantu penyelidikan yang sedang berlangsung di Polandia," lanjut pernyataan itu.
"Kami setuju untuk tetap berhubungan dekat untuk menentukan langkah selanjutnya yang sesuai investigasi berlangsung," sambung pernyataan itu.
"Kami menegaskan kembali dukungan teguh kami untuk Ukraina dan rakyat Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia yang sedang berlangsung, serta kesiapan berkelanjutan kami untuk meminta pertanggungjawaban Rusia atas serangannya yang kurang ajar terhadap komunitas Ukraina, bahkan saat G20 bertemu untuk bersepakat dengan dampak perang yang lebih luas," tandas pernyataan yang dikeluarkan di Brussels, Swedia itu.
'Kami semua menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga para korban di Polandia dan Ukraina," demikian pernyataan itu dipungkasi.
Rusia Tidak Memiliki Informasi Soal Ledakan Rudal di Polandia