Mayat Hidup Lagi di Bogor

Mayat Hidup Lagi di Bogor Ternyata Rekayasa Belaka, Sengaja Dibuat untuk Lepas dari Jeratan Hutang

Skenario Urip Saputra ini terbongkar lewat kesaksian sopir ambulans yang membawa dirinya serta istri dan anaknya.

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
Instagram
Mayat Hidup Lagi di Bogor Ternyata Rekayasa Belaka, Sengaja Dibuat untuk Lepas dari Jeratan Hutang 

Hal ini disampaikan pengurus lingkungan di tempat tinggal Urip Saputra, Endang.

"Saya dengar Pak Urip ini salah satu tokoh agama di Konghucu, jadi saat itu pun keluarganya udah bilang ke saya bakalan ramai sama jemaahnya," ungkapnya, Selasa (15/11).

Sementara itu, Kepala Desa Rancabungur, Sumantri, mengungkapkan Urip Saputra sebelumnya berprofesi sebagai tukang servis elektronik.

"Sebelum jadi rohaniawan, dulunya Pak Urip ini tukang servis komputer," ujarnya, Selasa.

Skenario Urip Saputra agar Lepas dari Jeratan Utang

Agar terlepas dari lilitan utang, Urip Saputra sengaja membuat skenario dirinya telah meninggal dunia.

Awalnya, Urip Saputra disebut-sebut telah meninggal dunia di Semarang, Jawa Tengah, saat mengikuti sebuah kegiatan.

Jenazahnya kemudian diterbangkan ke Jakarta.

Kendati demikian, tidak ada surat kematian atau bukti pengantaran jenazah.

Urip Saputra beserta istri dan anaknya dijemput menggunakan ambulans yang disewa di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

"Bukan dari rumah sakit, dia dari Jakarta Selatan, Radio Dalam."

"Mobil ambulansnya disewa dari Jakarta, enggak ada penerbangan dari Semarang ke bandara di Jakarta membawa jenazah," terang AKBP Iman Imanuddin, Rabu (16/11).

Sopir ambulans tersebut tidak menaruh curiga lantaran Urip Saputra beralasan membawakan peti mati untuk kerabatnya di Bogor yang meninggal dunia.

Peti mati itu, kata Iman, dipesan Urip Saputra dengan melibatkan sang istri.

"Jadi dia membeli peti mati kosong di Jakarta, alasan awalnya ada saudara yang meninggal di Rancabungur."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved