G20 di Bali
Suvenir Kit Media Peliput KTT G20 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Indonesia
Suvenir Kit Media Peliput KTT G20 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Indonesia
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Wajah Xim Tang dari China Media Grup Asia Pasific tersenyum melihat suvenir yang diberikan di stand Journalist Souvenir Kit Collection di Media Center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Di dalam tas berbahan goni berukuran 30 x 40 cm itu terdapat tumbler, sling bag, buku agenda, pulpen, healthy kit berisi hand sanitizer dan masker KN95.
"Saya terkesan dengan tas dan isinya," kata Xim Tang, ketika ditemui di Media Center KTT G20 yang berlokasi di BICC kawasan The Nusa Dua, Kamis 17 November 2022.
Komentar yang sama diutarakan Eni Agung. "Ini bisa jadi promosi produk UMKM Indonesia," ujarnya sambil tersenyum.
Apresiasi juga datang dari jurnalis Beritasatu, Michael Haniel asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengapresiasi tenun dari NTT menjadi sampul notebook.
Media Committee G20 Indonesia 2022, Vitya Rani Hapsari mengatakan suvenir tersebut adalah bagian dari promosi UMKM Indonesia kepada masyarakat dunia.
"Melibatkan UMKM dari Bali, Jepara, dan Bogor dengan pesan lewat suvenir ini adalah keberagaman Indonesia," katanya.
Tas suvenir berbahan goni merupakan produk ROTB (Rotenbi).
Rotenbi adalah merk lokal Bali. Produksi Rotenbi terdiri dari berbagai jenis kerajinan tas, sandal, sepatu, suvenir, dompet, topi dengan bahan dasar anyaman nusantara yang dirancang mengikuti perkembangan jaman.
Tumbler merupakan produksi UMKM Jepara Saewood dinamai Harsa, yang dalam bahasa Sansekerta memiliki arti bahagia.
Pemilihan nama Harsa Material tumbler Harsa adalah kayu jati, bebas bahan kimia, polesan alami dengan bahan stainless food grade SS 304.
Sling bag yang menggunakan tenun Sumba dari NTT adalah produksi Marsia Creation.
Selain cinderamata bernuansa kerajinan lokal, tas souvenir kit juga berisi buku Capaian Kinerja Pemerintah tahun 2022.(*)