Pilpres 2024

Anies Baswedan Buka Suara Soal Syarat Calon Wakil Presiden, Ajak Masyarakat Perhatian Poin-poin Ini

Calon presiden, Anies BAswedan akhirnya buka suara soal calon wakil presiden yang akan dipilihnya dalam Pilpres 2024 mendatang

Tribun Bali/ Ida Bagus Putu Mahendra
Anies Baswedan Buka Suara Soal Syarat Calon Wakil Presiden, Ajak Masyarakat Perhatian Poin-poin Ini 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Calon presiden, Anies BAswedan akhirnya buka suara soal calon wakil presiden yang akan dipilihnya dalam Pilpres 2024 mendatang.

Anies Baswedan mengungkapkan bahwa dirinya punya beberapa poin yang harus dimiliki sehingga cocok bersamanya untuk menjadi calon wakil presiden.

Anies bahkan mengajak seluruh masyarakat yang mendukungnya jika punya usulan untuk jadi wakil presiden harus memiliki beberapa poin ini.

Syarat calon wakil presiden di pilpres 2024 ini disampaikan langsung oleh Anies Baswedan saat dirinya melakukan safari politik di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu 20 November 2022.

Baca juga: Anies Baswedan Bantah Ingin Pecah Belah Suara PDI-P dan Dekati Jokowi Usai Pertemuan Dengan Gibran

Seperti dilansir dari Kompas, saat ditanya soal calon wakil presiden, Anies Baswedan mengungkapkan kalau dirinya bisa mengumumkan sosoknya kapan saja.

Menurutnya, pemilihan calon wakil saat ini masih dalam proses. Namun demikian, penentuan calon pendampingnya itu bisa kapan saja dipilih.

"Bisa bulan depan, dua bulan, tiga bulan lagi. Bisa kapan saja," jelasnya.

Anies bersyukur karena koalisi partai pengusungnya semakin solid. Dia bertekad untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Lebih lanjut, Anies bersyukur tugas di Jakarta sebagai gubernur telah tuntas. Dia pun meminta masyarakat untuk melihat apa yang telah dilakukannya di Jakarta sebagai bahan penilaian.

"Saya mengajak (warga) kalau ada yang dicalonkan lihat rekam jejaknya, karyanya apa. Itu lah yang jadi dasar dalam menyimpulkan (menilai) seseorang," katanya.

Baca juga: Survei Elektabilitas Terbaru Ungkap Anies Baswedan Raih Dukungan Tertinggi, Lampaui Ganjar Pranowo

Anies juga mengajak masyarakat agar melihat kenyataan, dan bukan pernyataan orang. Menurutnya pernyataan bisa apa saja tapi tidak semua ditopang dengan fakta.

"Karenanya kita lihat kenyataan, kebijakan yang dibuat. Itu jadi dasar bertugas di tempat lain," katanya.

Sementara Ketua DPW Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa mengatakan, partainya menyerahkan sepenuhnya kepada Anies untuk mencari sosok wakil presiden.

"Kita serahkan ke Pak Anies untuk mencari wakil yang cocok dengan Pak Anies," jelasnya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Ciamis.

Ihwal koalisi partai, Saan menambahkan, tinggal menunggu waktu saja. Dia mengatakan dari sisi komitmen dan lainnya sudah banyak kesepahaman yang sama untuk mengusung Anies sebagai calon presiden.

"Koalisi insya Allah pasti jadi, Nasdem, Demokrat, PKS. Soal timing (waktu) saja," jelasnya.

Baca juga: Anies Baswedan Dulang Dukungan dari FKM, PPP Akui Tidak Ada Kaitan dengan Partai: Kompak di KIB

foto kolase Partai Nasdem dan Anies Baswedan
foto kolase Partai Nasdem dan Anies Baswedan (Kolase Anies dan NasDem)

Survei Voxpol Center buktikan Anies Baswedan Raih Dukungan Tertinggi

Survei elektabilitas terbaru yang resmi dirilis oleh Voxpol Center Research and Consulting menujukan Anies Baswedan berhasil meraih elektabilitas tertinggi.

Survei Voxpol tersebut menunjukan elektabilitas Anies BAswedan dalam Pilpres 2024 mulai merangkak naik mengalahkan Ganjar Pranowo yang sebelumnya sempat meraih posisi tertinggi dalam beberapa survey.

Anies Baswedan mampu melampaui Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai calon [residen yang memiliki elektabilitas yang tinggi meskipun hanya terpaut kecil.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan Anies Baswedan menjadi jawaban yang paling reflek diungkapkan oleh para responden yang ditanyai.

Hasil survei ini juga mengungkapkan kalau Anies Baswedan memiliki raihan elektabilitas sebesar 23,6 persen dan hanya terpaut 3 persen dari ganjar Pranowo yakni 22 persen.

"Pak Anies 23,6 persen Ganjar 22 persen. Orang jawab secara langsung yang terekam di benak publik ketika kita tawarkan siapa presiden, mereka jawab secara refleks," kata Pangi saat merilis hasil survei lembaganya di kawasan Jakarta Pusat, Jumat 18 November 2022 lalu.

Pangi menuturkan Prabowo memiliki elektabilitas 18,6 persen lalu disusul Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,6 persen.

"Mas Ridwan Kamil termasuk terpilih 4,6 persen. Tetapi yang tidak tahu dan tidak jawab cukup besar, masih menyembunyikan pilihan 17,2 persen," ujar dia.

Survei ini dilaksanakan pada 22 Oktober hingga 7 November 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Survei ini digelar melalui dua tahap, yakni menggunakan systematic random sampling dalam memilih TPS dan systematic random sampling dalam memilih responden dari DPT.

Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,81 persen.

Metode pengumpulan data survei ini adalah responden terpilih di wawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih. (*)

 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ditanya soal Cawapres, Anies Baswedan: Bisa Kapan Saja

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved