Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

MotoGP

Francesco Bagnaia Mirip Jorge Lorenzo, Manajer Sebut: Mereka Punya Kesamaan

Bahkan manajer Francesco Bagnaia, Cristian Gabarrini mengungkap jika Bagnaia yang memiliki sapaan akrab ‘Pecco’ ini digadang-gadang mirip Jorge Lorenz

Editor: Ahmad Firizqi Irwan
Paul CROCK / AFP
Pembalap Ducati Lenovo Italia, Francesco Bagnaia, merayakan di podium setelah Grand Prix MotoGP Australia di Phillip Island pada 16 Oktober 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARKabar MotoGP, Francesco Bagnaia mulai disandingkan dengan beberapa pembalap.

Bahkan manajer Francesco Bagnaia, Cristian Gabarrini mengungkap jika Bagnaia yang memiliki sapaan akrab ‘Pecco’ ini digadang-gadang mirip Jorge Lorenzo dan Casey Stoner.

Hal itu diakuinya setelah lama menjadi manajer tim untuk Jorge Lorenzo dan Casey Stoner.

Baca juga: Beberapa Insinyur Ducati Dicomot, Seiring Suksesnya Pabrikan Italia Pada MotoGP 2022

Cristian Gabarrini sempat menjadi manajer tim bagi dua juara dunia, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner.

Ia memiliki peran saat Casey Stoner mampu meraih gelar juara dunia 2007 bersama Ducati.

15 tahun berselang, pada MotoGP 2022 ia mengulangi torehan yang sama saat bersama Francesco Bagnaia.

Kendati sama-sama pernah meraih gelar juara dunia bersama Ducati, Cristian Gabarrini menyebut jika Francesco Bagnaia lebih memiliki kemiripan dengan Jorge Lorenzo ketimbang Casey Stoner.

“Pecco sangat mirip dengan Jorge,” kata Gabarrini dikutip Sportfeat dari Motosan.es.

“Dia sering mengeluhkan hal yang sama pada motornya dan mereka sangat bagus dalam situasi dan fase tertentu, mereka sangat mirip.”

“Mereka hampir terlihat seperti keturunan satu sama lain, dalam hal gaya berkendara dan pendekatan terhadap balapan akhir pekan,” ungkapnya.

Cristian Gabarrini tak menampik ada sesuatu persamaan antara Francesco Bagnaia dengan Casey Stoner.

Namun yang membedakan di antara keduanya ialah, Francesco Bagnaia sering bereaksi lebih tenang.

Baca juga: RNF Racing Tatap MotoGP 2023 Bersama Aprilia, Akui Motor Lebih Gesit

“Satu-satunya hubungan adalah bahwa mereka berdua sangat berbakat, mereka berdua adalah pembalap yang sangat kuat,” lanjut Gabarrini.

“Casey sangat terburu nafsu dan naluriah. Kadang-kadang bereaksi dengan kekerasan.”

“Pecco lebih tenang. Ia mencapai hasil yang sama dengan mematangkan sedikit demi sedikit apa yang harus ia lakukan.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved