Polisi Tembak Polisi

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Buat Penegasan Soal Uang Rp 200 Juta, Bukan Milik Brigadir J

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Buat Penegasan Soal Uang Rp 200 Juta, Bukan Milik Brigadir J

KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo menjalani sidang dengan agenda pembacaan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 17 Oktober 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pengalihan uang dari rekening Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J saat telah meninggal menjadi tanda tanya.

Namun, misteri itu dijawab oleh Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (22/11/2022).

"Saya perlu jelaskan bahwa rekening Ricky dan Yosua bukan uang mereka," kata Ferdy Sambo saat menanggapi kesaksian.

Sambo menerangkan jika uang yang berada di rekening atas nama mantan ajudannya itu merupakan miliknya untuk kebutuhan keluarga.

Baca juga: Ferdy Sambo Benarkan Kabareskrim Agus Andrianto Terlibat di Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

"Uang saya untuk kebutuhan keluarga dan untuk operasional keluarga saya," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Putri Candrawathi menyebut jika rekening yang dibuat atas nama Ricky dan Yosua itu merupakan operasional untuk di Magelang dan Jakarta.

"Bahwa pembuatan rekening atas nama Yosua dan ricky dibuat cabang Cibinong karena saya adalah nasabah Cibinong, dan untuk rekening Yosua untuk keperluan kas di Jakarta dan Ricky keperluan kas di Magelang," ucap Putri.

Baca juga: Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Hari Ini, Uang Milik Brigadir J yang Hilang Akhirnya Terungkap

Sebelumnya, Teka-teki uang milik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang disebut hilang dari rekeningnya akhirnya terungkap.

Uang tersebut ternyata ditransfer ke rekening milik terdakwa Ricky Rizal pada 11 Juli 2022 atau setelah Yosua tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Samno di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal ini diungkap oleh salah satu saksi dari pegawai Bank BNI, Anita Amalia Dwi Agustin dalam persidangan lanjutan perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).

"Apa yang anda ketahui dengan perkara ini?" tanya Hakim.

"Saya ketika di BAP, saya diberi kuasa untuk membuka data nasabah saudara Ricky Rizal," jawab Anita. 

"Ada apa dengan data nasabah Ricky Rizal?" tanya hakim kembali.

"Ketika di BAP itu ditanyakan transaksi yang ada milik rekening Ricky Rizal," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved