Berita Gianyar
Deklarasi Anti Korupsi di Gianyar, KPK Utamakan Pencegahan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Road To HAKORDIA (Hari Anti Korupsi Sedunia) 2022 di Alun-alun Kota Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Road To HAKORDIA (Hari Anti Korupsi Sedunia) 2022 di Alun-alun Kota Gianyar, Sabtu 26 November 2022.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Senam Anti Korupsi dan Deklarasi Anti Korupsi di atas kain putih panjang oleh Plh. Direktur Korsup Wilayah V KPK RI, Abdul Haris, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Wayan Tagel Winarta beserta Forkopimda Kabupaten Gianyar.
Baca juga: Dinas Perkim Gianyar, Bali Terima 285 Proposal Perbaikan Rumah
Plh. Direktur Korsup Wilayah V KPK, Abdul Haris mengatakan dalam rangka hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada 9 Desember, dalam upaya pemberantasan korupsi KPK lebih mengutamakan pencegahan sehingga tidak ada indikasi terjadinya korupsi.
“Kita mengutamakan pencegahan, tidak ada korupsi, khususnya di Pemkab Gianyar,” ujar Abdul Haris.
Khusus di pencegahan, KPK membantu Pemda memperbaiki mulai dari sistem perencanaan dan penganggaran, rekrutmen pegawai, pengadaan pelayanan terpadu, perijinan dan pengelolaan dana desa serta optimalisasi pendapatan daerah melalui 8 MCP (Monitoring Center for Prevention).
Baca juga: Kasus Pengrusakan Penjor, Bendesa Taro Kelod Gianyar Ditetapkan sebagai Tersangka
“Dari situ, KPK masuk untuk melakukan perbaikan yang ke depanya memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan yang professional,” kata Abdul Haris.
Melihat MCP Kabupaten Gianyar yang mencapai 95,22 persen, itu termasuk 5 besar di Bali, dan menjadi 9 besar tingkat nasional.
“Dari situ bisa dilihat tata kelola Pemerintah Gianyar sangat baik,” tandas Abdul Haris.
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengatakan, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, efektif, efisien dan bebas praktik korupsi, Pemerintah Kabupaten Gianyar telah berupaya keras melakukan berbagai langkah pencegahan terjadinya korupsi di wilayah Kabupaten Gianyar.
Baca juga: Naik Setiap Bulan, Tahun 2022 Kasus DBD Meningkat Tajam di Gianyar
“Terbukti dengan pencapaian tata kelola pemerintahan di Kabupaten Gianyar berjalan dengan sangat baik dengan telah diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 8 (delapan) kali berturut-turut sejak tahun 2014 sampai dengan tahun 202,” kata Mahayastra.
Selain itu, pada kegiatan Monitoring Center for Preventivon (MCP) Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Gianyar pertanggal 25 Nopember 2022 mencapai angka 95,22 persen menempati peringkat 9 tingkat Nasional bahkan Pemerintah Kabupaten Gianyar juga meraih level 3 dalam peningkatan status Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Komisi-Pemberantasan-Korupsi-KPK-RI-menggelar-Road-To-HAKORDIA.jpg)