Berita Bangli
Truk Angkut Pasir Terjebak Saat Lintasi Jalan Utama Kota Bangli, Bali
Sebuah truk pengangkut pasir terjebak di Jalur Brigjen I Gusti Ngurah Rai, Minggu 27 November 2022.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebuah truk pengangkut pasir terjebak di Jalur Brigjen I Gusti Ngurah Rai, Minggu 27 November 2022.
Ban truk tersebut masuk ke lubang di pinggir jalan, tepatnya di titik jalan yang sempat jebol.
Menurut supir truk bernama Wayan Sutama, dirinya berani melintasi jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai karena saat melintas dari arah selatan, tidak ada rambu atau larangan yang sebelumnya terpasang di tengah jalan.
Oleh sebab itu pihaknya berpikir jalur utama kota Bangli ini sudah bisa dilintasi kembali.
Namun saat tengah melintas di titik jebol, ban bagian belakang truk terjebak di sebuah lubang yang berada di pinggir jalan.
Alhasil pihaknya terpaksa memindahkan pasir yang diangkut, untuk mengevakuasi truk.
"Kalau ada rambu tidak mungkin saya lewat jalan ini. Karenanya agar kejadian yang sama tidak kembali terulang, lebih baik setelah jalan ini diasapal baru kendaraan dibolehkan melintas," ujarnya.
Diketahui pasca adanya truk yang terjebak, Jalur Brigjen I Gusti Ngurah Rai kembali ditutup.
Larangan melintas pun kembali dipasang untuk menghindari kejadian serupa.
Baca juga: Baru Dua Hari Operasi Zebra, Hampir 100 Pengendara Kena Teguran Satlantas Polres Bangli
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprapto mengatakan untuk proses pengerjaan saat ini memasuki tahap pemadatan.
Dalam proses pemadatan pihaknya memanfaatkan dua cara.
Yakni dengan menggunakan alat, serta pemadatan secara tidak langsung seperti dengan cara dilintasi kendaraan.
"Pemadatan ini dilakukan karena agregat berupa tanah urug masih mengandung kadar air yang tinggi. Dengan cara dilintasi kendaraan, maka hasil pemadatan bisa lebih optimal," ucapnya.
Lega menegaskan tidak ada masalah dalam struktur di bawah jalan, pasca adanya truk yang terjebak.
Ia menambahkan setelah dilakukan pemadatan, akan dilanjutkan dengan proses pengaspalan.
Diperkirakan jalan utama kota Bangli ini baru bisa kembali normal pada pertengahan bulan Desember. (mer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sebuah-truk-pengangkut-pasir-terjebak-di-Jalur-Brigjen-I-Gusti-Ngurah-Rai.jpg)