Piala Dunia 2022 Qatar
Preview Inggris vs Wales Piala Dunia 2022: Lebih Baik Perang di Lapangan daripada Perang Sungguhan
Pada 30 November 2022 nanti, tim Wales akan berhadapan dengan tim England pada lanjutan laga di Grup B Piala Dunia 2022 Qatar. Simak previewnya.
Penulis: Sunarko | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Mereka bahkan berangan-angan, andaikata di Piala Dunia 2022 Qatar, Gareth Bale (yang asal Wales) bisa satu tim dengan duo England, Harry Kane dan Raheem Sterling, di timnas Inggris Raya, wow betapa akan luar biasa kekuatan serang dari tim Inggris Raya.
Namun, harapan tinggal harapan, dan angan-angan jelas bukanlah kenyataan.
Menurut Thomas Smith dalam tulisannya “Why Does Great Britain Have Separate Football Teams?” di www.sqaf.club, asal-usul turnamen sepak bola internasional (tentu termasuk kejuaraan dunia sepak bola, red) adalah dari Inggris Raya pada akhir abad ke-19. Persisnya tahun 1872.
Bahkan ada yang menulis, sejak tahun 1883 Skotlandia bersama England (Inggris), Wales dan Irlandia sudah memainkan turnamen internasional bersama di antara mereka.
Mereka bahkan membentuk asosiasi sepak bola internasional pertama di dunia, yang disebut The International Football Association Board (IFAB) pada tahun 1886, dan beranggotakan empat entitas tersebut.
Sementara itu, FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia baru lahir pada 21 Mei 1904.
Artinya, dari sisi sejarah, sepak bola dan kejuaraan sepak bola internasional itu bercikal bakal dari Inggris Raya.
Cika bakal di sini termasuk yang terkait dengan tetek bengek sepak bola, salah-satunya seperti aturan pertandingan. Di Inggris Raya juga hal-hal tersebut dicetuskan.
Bahkan, ketika FIFA lahir, justru organisasi sepak bola dunia ini mencontek aturan-aturan sepak bola yang disusun oleh keempat pelopor tersebut, yakni Inggris (England), Skotlandia, Wales dan Irlandia.
Keempatnya kemudian disebut FIFA sebagai Home Nations, yang diartikan sebagai Negara-negara Asal Sepak Bola.
Dengan kata lain, organisasi FIFA sebetulnya yunior dibandingkan dengan asosiasi sepak bola Home Nations. Pengalaman dan “jam terbang” FIFA sebagai organisasi sepak bola kalah lama dibandingkan dengan Home Nations.
Dengan alasan historis tersebut, saat FIFA berdiri, organisasi ini pun sungkan dan memberi privilege atau keistimewaan kepada asosiasi sepak bola England (Inggris), Wales, Skotlandia dan Irlandia, sehingga FIFA menerima begitu saja saat mereka berempat mendaftarkan diri sebagai entitas (tim) yang berbeda, yang itu berlaku hingga saat ini.
Kenyataan tersebut sudah berjalan ratusan tahun, dan sepertinya mustahil untuk direformasi.
Bisa saja, dengan kekuatan politik, pemerintah pusat Inggris Raya memaksakan membentuk satu tim nasional (timnas) sepak bola Inggris Raya, yakni dengan melebur tim-tim England, Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara menjadi satu tim. Dan itu sudah terjadi di ajang Olimpiade 2012 di London.
Baca juga: Prediksi Skor Kamerun vs Serbia, Luka Jovic Berpeluang Starter, Peluang Menang Terbuka
Saat itu, di cabang sepak bola Olimpiade, Inggris Raya diwakili satu tim nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Timnas-Inggris-Pildun-2022.jpg)