Berita Bali

Polda Bali Rencanakan Kerja Sama Dengan Imigrasi Bali, Atensi Bule Pelanggar Lalu Lintas Lewat ETLE

Polda Bali berencana akan kerja sama dengan Imigrasi Bali, atensi bule pelanggar lalu lintas lewat ETLE.

Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto usai acara ngopi bareng dengan awak media pada Rabu 30 November 2022. Sebut Polda Bali akan kerja sama dengan Imigrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali merencanakan kerja sama dengan Kantor Imigrasi Provinsi Bali.

Kerja sama dilakukan guna menindak bule atau Warga Negara Asing (WNA) yang terekam kamera ETLE ( Electronic Traffic Law Enforcement) sebagai pelanggar lalu lintas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto saat ditemui awak media di Kubu Kopi, Denpasar pada Rabu 30 November 2022.

Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, Polda Bali akan bekerja sama dengan Imigrasi guna menindak para WNA yang terekam kamera ETLE sebagai pelanggar lalu lintas.

Nantinya, data yang terdapat di Kantor Imigrasi Provinsi Bali akan ditautkan dengan data pelanggar lalu lintas yang terekam oleh kamera ETLE.

“Kemarin dari Bapak Kapolda (Kapolda Bali) juga atensi. Kita kan belum ada jaringannya yang link langsung dengan imigrasi. Harusnya kalau pelanggarnya ini bule, harus ada komunikasi.”

“Ini rencana, akan dilinkan (ditautkan) dengan data yang ada di Imigrasi, terkait orang asing apabila dia kena ETLE,” ungkap Kabid Humas Polda Bali pada Rabu 30 November 2022.

Kabid Humas Polda Bali juga meminta para pemilik rental kendaraan agar memantau status kendaraannya.

Baca juga: Kabid Humas Polda Bali Ngopi Bareng Awak Media, Sampaikan Pesan Pasca KTT G20

Jika kendaraan rentalnya terekam kamera ETLE, pemilik rental dapat menyampaikan kepada bule atau WNA untuk mengurus biaya administrasi tilang elektronik.

“Walaupun sementara ini memang pihak penyewa kendaraan, baik kendaraan roda dua atau roda empat, agar setiap orang asing mengembalikan motor sewaannya, wajib mengecek yang bersangkutan itu selama menyewa itu ada pelanggaran atau tidak.”

“Kalau ada dan bisa dibuktikan di ETLE tersebut, disampaikan supaya bisa membayar administrasinya terlebih dahulu,” ucap Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto.

Jika nantinya tak ada konfirmasi soal surat tilang elektronik, maka hal tersebut secara otomatis menjadi tanggung jawab pemilik rental untuk mengurusnya.

“Kalau tidak dicek, terus suatu saat ternyata yang bersangkutan terkena ETLE, otomatis menjadi tanggung jawab penyewa, karena itu kendaraan milik yang bersangkutan,” tambahnya.

Ditanya soal kepastian kerja sama dengan Imigrasi, Kabid Humas Polda Bali menyebut akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan apakah data tersebut dapat ditautkan.

Bule atau Warga Negara Asing juga akan ditunda keberangkatannya ke luar Bali jika nantinya belum mengurus tilang elektronik.

“Ini mungkin akan dikoordinasikan terlebih dahulu apakah data yang ada di Imigrasi bisa dilinkan (ditautkan), supaya bisa mengetahui kalau orang asing ini bisa dilakukan ETLE, supaya tidak diberangkatkan terlebih dahulu,” pungkas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto pada Rabu 30 November 2022.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved