Berita Badung

Beredar di Warung, Enam Pelaku Dibekuk Polres Badung dengan 490 Lembar Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu

Enam pelaku pengedar uang palsu di wilayah hukum Polres Badung dibekuk jajaran sat reskrim Polres Badung. 

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Enam pelaku pengedar uang palsu saat digiring jajaran satreskrim Polres Badung pada Senin 5 Desember 2022. Diamankan 490 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Enam pelaku pengedar uang palsu di wilayah hukum Polres Badung dibekuk jajaran sat reskrim Polres Badung

Enam pelaku tersebut yakni Miftakul Alek Wibowo (29) alias Alek asal Kutuh Kuta Selatan, Yohanes Kurniawan Prasetyo (37) asal banjar Antep, Panjer, Denpasar Selatan, Erma Mu'Arofah (51) asal Mojokerto, Jawa Timur, EkoTriwaluyo (41) asal Pakisaji Malang, Mujiono (49) asal Mojokerto Jawa Timur, dan Ferdian (59) asal Kebomas Gresik, Jawa Timur.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH yang merilis kasus pada Senin 5 Desember 2022 mengatakan aksi pelaku diketahui setelah adanya laporan warga yang mengetahui adanya uang palsu beredar di Banjar Gadon Desa Mengwitani Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung.

Baca juga: Naik 6,8 Persen, UMK Badung Ditetapkan Jadi Rp 3.163.837

Diakui uang tersebut beredar di beberapa warung kecil yang ada di seputaran Mengwi.

“Jadi pelaku ini, melakukan aksinya dengan berbelanja uang palsu di warung-warung, kios-kios,” jelasnya

Mendapat uang palsu, warga pun melaporkan pada 22 November 2022 lalu.

Dengan adanya laporan tersebut, jajaran reskrim pun langsung melakukan penyelidikan, hingga berhasil menangkap pelaku Eko Triwaluyo. Setelah itu, dilakukan pengembangan hingga ditemukan pelaku yang kedua yakni Yohanes Kurniawan Prasetyo.

“Jadi awalnya kita berhasil mengamankan barang bukti uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 82 lembar atau senilai Rp8,2 juta,” katanya.

Baca juga: Meninggal Dunia, Satpam Asal Badung Diduga Nekat Akhiri Hidup, Simak Berita Selengkapnya!

Pihaknya juga terus melakukan penyelidikan asal muasal uang tersebut, sehingga diamankan pelaku Miftakul Alek Wibowo dengan barang bukti sebanyak Rp5 juta uang palsu atau 50 lembar pecahan Rp100 ribu.

“Anggota tim reskrim kami langsung melakukan pengembangan ke atas sehingga berhasil diamankan Mujiono dengan barang bukti uang palsu sebanyak 89 lembar atau Rp 8,9 juta."

"Selanjutnya pengembangan dilakukan ke Pulau Jawa hingga berhasil diamankan Ferdian dan yang lainnya dengan barang bukti yang diamankan 90 lembar lebih pecahan seratus ribu,” bebernya.

Kendati demikian sampai saat ini baru ada 6 pelaku yang diamankan.

Baca juga: Kebakaran Pasar Mengwi Badung, Kerugian Mencapai Rp 4 Miliar

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan untuk mengetahui pemasok uang palsu tersebut.

Selain itu guna memastikan uang tersebut dicetak hingga menyerupai uang asli.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved