Berita Bali
Sabtu Wage Julungwangi, Baik Buruknya Hari Ini 24 Desember 2022, Baik Untuk Mulai Belajar Menari
Sabtu Wage Julungwangi, Baik Buruknya Hari Ini 24 Desember 2022, Kala Jangkut, baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sabtu 24 Desember 2022, adalah Sabtu Wage wuku Julungwangi menurut kalender Bali.
Di mana menurut kepercayaan masyarakat Bali, setiap hari memiliki baik dan buruk atau ala ayuning dewasa.
Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kala saat hari tersebut.
Oleh karenanya, setiap akan melaksanakan kegiatan tertentu mulai dari yadnya dan segala jenis pembangunan perlu memperhatikan ala ayuning dewasa.
Baca juga: Hari Baik Membuat Alat Penangkap Ikan Termasuk Pancing Selama Bulan Desember 2022
Karena dipercaya, jika melakukan sesuatu tanpa didasari oleh dewasa akan mengganggu kehidupan, terjadi hal yang buruk, atau bahkan ada yang percaya akan menjadi penyebab kematian.
Untuk Sabtu 24 Desember 2022, inilah ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.
Geheng Manyinget, tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak ganguan.
Kajeng Rendetan, baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah.
Kala Bangkung, Kala Nanggung, tidak baik untuk mulai memelihara ternak.
Kala Caplokan, baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan.
Kala Empas Munggah, baik untuk membangun rumah.
Tidak baik untuk memetik buah-buahan.
Kala Jangkut, baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.
Kala Jengking, baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring.
Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut.
Kala Sor, tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.
Pepedan, baik untuk membuka lahan pertanian baru.
Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Semut Sedulur, baik untuk gotong royang, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan.
Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (*)
Kumpulan Artikel Bali