Berita Bangli

Lebih Representatif dengan Tiga Lantai, Pembangunan Gedung DPRD Bangli Kelar

Lebih Representatif dengan Tiga Lantai, Pembangunan Gedung DPRD Bangli Kelar

Muhammad Fredey Mercury
Pembangunan gedung DPRD Bangli yang sudah selesai pembangunannya. Sesuai rencana, gedung tiga lantai ini akan ditempati mulai awal tahun 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pembangunan gedung DPRD Bangli akhirnya tuntas pada Senin (26/12/2022). Gedung yang berada di pusat kota Bangli ini akan segera ditempati pada awal tahun 2023. 

Diketahui, pembangunan gedung DPRD Bangli dilakukan secara bertahap sejak tahun 2021. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster pada 24 Juni 2021. 

Pembangunan awal fokus pada struktur bangunan dengan anggaran Rp 11 miliar lebih, yang berdasarkan hasil tender disepakati Rp 8 miliar lebih. Kegiatan pembangunan dilanjutkan pada Juni 2022, untuk tahap finishing. Meliputi interior, furniture, dan sebagainya. Anggaran pembangunan tahap kedua ini sebesar Rp 14,5 miliar, yang berdasarkan hasil tender disepakati Rp 11,5 miliar. Dengan demikian total anggaran yang diperlukan untuk pembangunan Gedung DPRD Bangli sebesar Rp 19,5 miliar.

Sekretaris DPRD Bangli, Nasrudin mengungkapkan gedung DPRD Bangli akan diresmikan tanggal 30 Desember, bersamaan dengan dua gedung lainnya. Yakni Gedung BMB dan gedung RSU Bangli. "Peresmian ini akan dihadiri oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster," katanya, Senin (26/12/2022).

Nasrudin mengaku Sekretariat DPRD Bangli saat ini sudah sangat representatif dibandingkan gedung sebelumnya. Disebutkan gedung tiga lantai ini memiliki beberapa ruang. Mulai dari lantai basement yang mampu menampung parkir roda empat hingga 15 unit. 

Selanjutnya pada lantai I, yang merupakan ruangan sekretariat dan ruang masing-masing kepala bagian, ruang sekretaris DPRD, hingga ruang rapat atau ruang pertemuan. Adapula ruangan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), meliputi ruang Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), ruang Badan Anggaran (Banggar), ruang Badan Musyawarah (Bamus). 

Pada lantai II terdapat ruang pimpinan, diantaranya ruang Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD. Selain itu ruang komisi-komisi, ruang rapat pimpinan, dan ruang Badan Kehormatan (BK). "Untuk lantai III terdapat ruang humas, ruang rapat kerja komisi, dan ruang sidang paripurna," sebutnya.

Mengingat dalam proses pembangunan Sekretariat DPRD Bangli menempati kantor sementara di Kelurahan Kubu, Nasrudin menambahkan untuk proses pemindahan barang-barang sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Upaya ini dilakukan sembari menunggu penyelesaian pekerjaan pihak rekanan. 

Disinggung proses serah terima sementara pekerjaan (Provisional  Hand Over-PHO) akan dilakukan pada tanggal 28 Desember nanti. Terakit adanya beberpa bagian yang perlu penyempurnaan, mantan Kabag Hukum Setda Bangli ini mengatakan nantinya bisa dilakukan dalam masa pemeliharaan. "Masa pemeliharaan selama 180 hari, jika terjadi kerusakan atau penyempurnaan masih jadi tanggung jawab rekanan," ujar Nasrudin.

Terpisah, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan pembangunan di gedung DPRD Bangli belum selesai 100 persen. Karenanya pembangunan akan dilanjutkan pada anggaran 2023. "Kami sudah anggarkan, terutama untuk penataan taman hingga tembok penyengker," ungkapnya.

Menyambung kalimat Bupati, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mengatakan, DPRD Bangli akan segera ngantor di Gedung baru mulai awal 2023. Pihaknya bahkan telah menjadwalkan sidang paripurna perdana di gedung tersebut.

Ia menambahkan, Gedung DPRD Bangli hingga Kantor Bupati Bangli tidak menggunakan tembok penyengker. Sebab sesuai konsepnya, dua gedung ini memiliki halaman langsung ke Alun-alun Bangli. "Oleh sebab itu penataan hanya fokus di tembok sebelah selatan saja. Yang rencananya akan dimanfaatkan sebagai akses masuk-keluar kendaraan DPRD Bangli," tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved