Berita Klungkung
Tembok Roboh Akibat Hujan Deras, Merajan Nengah Mudra di Klungkung Bali Rusak!
Kepada prajuru setempat, dirinya meminta agar menurunkan warga untuk bergotong royong membantu membersihkan puing puing tembok dan palinggih rusak
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Tembok rumah milik warga Dusun Jro Kapal, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, I Ketut Muja roboh.
Tembok dengan tinggi 2,5 meter dan panjang 6,8 meter itu, ambruk sampai menimpa beberapa bangunan di merajan milik Nengah Mudra.
Wabup Klungkung, I Made Kasta meninjau langsung dampak dari musibah yang dialami keluarga Nengah Mudra, Rabu (28/12/2022).
Baca juga: Korban Rumah Roboh di Batuagung Jembrana Bali Akhirnya Dapat Bantuan, Dana Stimulan Rp 9 Juta!
Baca juga: Pelinggih Merajan Roboh Diterjang Longsor di Tampaksiring, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
Material tembok yang roboh, masih tampak berserakan di bangunan merajan Nengah Mudra.
Ia menceritakan, tembok rumah tetangganya itu roboh sekitar pukul 22.00 WITA.
Ketika itu hujan deras disertai angin kencang mengguyur Klungkung.
Tiba-tiba tembok dengan tinggi 2,5 meter dan panjang 6,8 meter roboh.
Akibatnya, bangunan palinggih yang terdiri dari Padmasana, Hyang Guru, Ngerurah dan Dewa Hyang mengalami kerusakan yang cukup parah.
"Kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta lebih," ungkap Nengah Mudra.
Sementara itu Wabup Made Kasta, juga melihat kerusakan yang ditimbulkan dari tembok roboh itu cukup parah.
Kepada prajuru setempat, dirinya meminta agar menurunkan warga untuk bergotong royong membantu membersihkan puing puing tembok dan palinggih yang rusak.
"Lewat proposal yang sudah diajukan oleh prajuru kepada BPBD, saya harap Nengah Mudra bisa segera mendapatkan bantuan pemerintah," harap Wabup Made Kasta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/scsccv.jpg)