Berita Bali

Belasan Ribu Turis Antre di Bandara Ngurah Rai, Pesawat Tiba Hampir Berbarengan setelah Cuaca Buruk

Belasan ribu turis Australia yang menantikan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bali terjebak antrean di Bandara Ngurah Rai Bali.

Istimewa
Belasan ribu turis menunggu dalam antrean sangat panjang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Rabu 28 Desember 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Belasan ribu turis Australia yang menantikan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bali terpaksa menghabiskan sebagian waktu mereka menunggu dalam antrean sangat panjang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dikutip dari dailymail.co.uk, Rabu (28/12), disebutkan bahwa  karena membeludaknya kedatangan penumpang di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, jumlah antrean orang dalam pengurusan dokumen di bandara pun mengalami lonjakan.

Itu terjadi karena jumlah staf yang mengurusi dokumen itu tak sebanding dengan jumlah penumpang yang datang.

Baca juga: Diprediksikan 20 Ribu Kedatangan Wisman Melalui Bandara Ngurah Rai Pada Puncak Libur Tahun Baru

Foto-foto yang dimuat dailymail.co.uk menunjukkan antrean panjang turis yang frustrasi menunggu untuk meninggalkan bandara agar mereka dapat merayakan liburan.

Seorang wanita Australia mengatakan, dia menunggu tiga setengah jam di antrean bandara setelah tiba di Ngurah Rai pada pukul 21.35 Wita.

Dia mengklaim antrean ini adalah yang terburuk dengan sekitar 2.500 turis menunggu untuk dilayani hanya oleh 10 petugas.

Baca juga: Kemenhub Catat 590 Ribu Lebih Orang Bepergian, Trafik Bandara Ngurah Rai Bali Alami Peningkatan

Namun, wisatawan yang memesan layanan 'jalur cepat' untuk melewati antrean, menghabiskan waktu yang jauh lebih pendek.

TikToker Australia, Jenny Zhou mengatakan dia hanya menghabiskan 10 menit di dalam Ngurah Rai saat bepergian ke Bali pada bulan Oktober dengan menggunakan pemandu jalur cepat.

"Pihak mereka menemui Anda di depan gerbang saat Anda mendarat," jelas Jenny dalam sebuah videonya.

“Kami menggunakan jasa agensi. Ada banyak orang tetapi kami masuk dan keluar dalam waktu 10 menit. Kami selesai sangat cepat, bagasi kami bahkan belum tiba,” demikian Zhou seperti dikutip dari dailymail.co.uk.

Baca juga: Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem, Ini Penjelasannya

Namun, ada juga yang mengatakan, menunggu dalam antrean bandara terkadang adalah bagian dari pengalaman liburan.

Sementara itu, pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai membenarkan adanya penumpukan antrean yang luar biasa tersebut.

“Itu kejadiannya memang benar. Kalau tidak salah tanggal 24 Desember ketika ada sekira 78 atau 80 penerbangan di hari itu. Pada saat itu pesawat tidak bisa mendarat sesuai jadwal, karena cuaca ekstrem."

"Dan setelah membaik cuacanya, pesawat-pesawat mendarat dalam waktu yang berdekatan jamnya,” kata Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Ngurah Rai, Putu Suhendra, kepada Tribun Bali, Rabu (28/12).

Baca juga: Hotel di Bali Dekat Bandara Ngurah Rai, Rekomendasi 6 Hotel Murah Harga Mulai Rp 40 Ribuan

Ia menambahkan, karena pesawat-pesawat mendarat dengan selisih waktu yang tidak lama, maka di terminal kedatangan internasional, khususnya konter keimigrasian, terjadi penumpukan penumpang kedatangan seperti yang diberitakan media asing itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved