Pemilu 2024

Putra Politisi Demer Ikut Tarung Rebut Kursi DPD RI Pada Pemilu 2024, Ini Komitmen Arsa Linggih

Agung Bagus Arsadhana Linggih (Arsa Linggih), serahkan dukungan minimal pemilih bakal calon anggota DPD RI Pemilu 2024 ke KPU Bali.

Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali
Agung Bagus Arsadhana Linggih (Arsa Linggih), serahkan dukungan minimal pemilih bakal calon anggota DPD RI Pemilu 2024 ke KPU Bali pada Kamis 29 Desember 2022. Hal itu dilakukannya, demi menunjukkan keseriusannya dalam bertarung guna memperebutkan kursi DPD RI dari Bali. Kehadiran Arsa Linggih di Kantor KPU Bali, disambut langsung oleh Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Arsa Linggih yang hadir pukul 17.00 WITA, dengan mengenakan busana adat Bali khas gaya anak muda. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Agung Bagus Arsadhana Linggih ( Arsa Linggih), serahkan dukungan minimal pemilih bakal calon anggota DPD RI Pemilu 2024 ke KPU Bali pada Kamis 29 Desember 2022.

Hal itu dilakukannya, demi menunjukkan keseriusannya dalam bertarung guna memperebutkan kursi DPD RI dari Bali.

Kehadiran Arsa Linggih di Kantor KPU Bali, disambut langsung oleh Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Arsa Linggih yang hadir pukul 17.00 WITA, dengan mengenakan busana adat Bali khas gaya anak muda.

Baca juga: Rai Mantra Akan Berlaga di Pemilu 2024 Memperebutkan Kursi DPD RI

Baca juga: Penuhi Syarat Dukungan DPD RI, Wahyu Widiartana Daftarkan Diri ke KPU Bali

Agung Bagus Arsadhana Linggih (Arsa Linggih), serahkan dukungan minimal pemilih bakal calon anggota DPD RI Pemilu 2024 ke KPU Bali pada Kamis 29 Desember 2022.

Hal itu dilakukannya, demi menunjukkan keseriusannya dalam bertarung guna memperebutkan kursi DPD RI dari Bali.

Kehadiran Arsa Linggih di Kantor KPU Bali, disambut langsung oleh Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Arsa Linggih yang hadir pukul 17.00 WITA, dengan mengenakan busana adat Bali khas gaya anak muda.
Agung Bagus Arsadhana Linggih (Arsa Linggih), serahkan dukungan minimal pemilih bakal calon anggota DPD RI Pemilu 2024 ke KPU Bali pada Kamis 29 Desember 2022. Hal itu dilakukannya, demi menunjukkan keseriusannya dalam bertarung guna memperebutkan kursi DPD RI dari Bali. Kehadiran Arsa Linggih di Kantor KPU Bali, disambut langsung oleh Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Arsa Linggih yang hadir pukul 17.00 WITA, dengan mengenakan busana adat Bali khas gaya anak muda. (Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali)

Dalam kesempatan tersebut, Arsa Linggih beserta tim pemenangannya menyetorkan dukungan pemilih sebanyak 3.836 KTP yang tersebar di 7 kabupaten dan 1 Kota di Bali.

Pasalnya, Kabupaten Klungkung menjadi satu-satunya daerah yang belum dapat terdata di SILON (Sistem Informasi Pencalonan) KPU lantaran adanya kendala teknis.

“Totalnya ada 3.836 dari 7 kabupaten dan 1 kota di Bali,” ucap Arsa Linggih saat konferensi pers.

Putra dari politisi senior Sumarjaya Linggih alias Demer itu mengungkapkan, jalur independen dipilih lantaran tak ingin dilabeli dengan warna tertentu.

Selain itu, ruang gerak untuk memperjuangkan harapan generasi muda dinilai lebih luas.

“Saya tidak ingin mengkotakkan diri saya sebagai orang partai, sebagai orang yang mempunyai warna tertentu,” ujarnya.

Lebih lanjut Arsa Linggih yang merupakan seorang pengusaha itu menuturkan, ia tak gentar untuk bersaing dengan bakal calon lainnya.

Bahkan, ia optimistis 101 persen dapat lolos ke Senayan, jika mendapat waktu untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan kelompok pemuda.

“Tentunya 101 persen (optimis). Kalau saya diberi kesempatan untuk bertemu seluruh anak-anak muda di Bali, saya yakin 101 persen karena jika pemahaman kita sama, dan jika semua anak muda di Bali ini bersatu, maka apa yang seharusnya kita dapat dari dulu, maka akan kita dapat nanti,” ujar Arsa Linggih.

Di akhir, Arsa Linggih menegaskan, ia ingin mempersatukan anak muda untuk dapat menggapai apa yang menjadi kegelisahan selama ini di Bali.

“Intinya saya ingin mempersatukan anak-anak muda seluruh Bali agar kita semua satu pemahaman, tau apa yang terbaik untuk kita.

Karena selama ini mungkin belum ada sosok yang bisa mempersatukan anak-anak Bali,” pungkas Agung Bagus Arsadhana Linggih. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved