Angin Kencang di Bali
Angin Kencang Akibatkan Pohon Tumbang di Perumahan Puri Ayodia Tabanan
Hembusan angin kencang masih menyelimuti Tabanan hingga Kamis 5 Januari 2023 ini. Angin Kencang Akibatkan Pohon Tumbang di Perumahan Puri Ayodia Taban
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Hembusan angin kencang masih menyelimuti Tabanan hingga Kamis 5 Januari 2023 ini. Persitiwa pohon tumbang pun tak terelakkan terjadi. Seperti peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Perumahan Puri Ayodia Tabanan pagi tadi.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, pihaknya melakukan penanganan pohon tumbang pagi tadi. Kegiatan dilakukan sekitar pukul 08.00 Wita pagi. Kejadian sendiri terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Dan baru dilaporkan setelah setengah jam seusai kejadian.
“Kami lakukan satu penanganan pohon tumbang pada pagi tadi jam 8 pagi,” ucapnya.
Srinadha Giri menyebut, kejadian pohon tumbang ini terjadi di komplek perumahan Puri ayodia, jalan arjuna, Pandak gede, Kecamatan Kediri. Dalam penanganan pihaknya menerjunkan tim TRC regu 4 menuju ke lokasi melakukan pembersihan pohon tumbang tersebut.
“Satu regu ada sekitar empat orang yang melakukan penanganan,” ungkapnya.
Terkait penyebab, sambungnya, memang dikarenakan angin kencang. Yang Dimana mengakibatkan pohon yang rimbun tumbang memenuhi jalan komplek perumahan tersebut. Tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimpa pohon. Hanya akses jalan yang terkendala sehingga perlu dilakukan penanganan.
“Kami imbau masyarakat waspada dan melaporkan ketika ada kejadian bencana sehingga dapat dilakukan sesegera mungkin penanganan,” bebernya.
Sebelumnya, embusan angin kencang tiba-tiba saja terjadi sejak Senin 2 Januari 2023 lalu. Akibat angin kencang itu, setidaknya ada delapan kejadian di Tabanan. Mulai pohon tumbang hingga baliho menimpa mobil di kawasan Bedugul.
Srinadha Giri mengurai, bahwa penanganan pohon tumbang dilakukan pihaknya mulai dari Senin 2 Januari 2023 sore, hingga Selasa 3 Januari 2023 dini hari. Dan hingga hari ini Kamis 5 Januari 2023. Beberapa titik yang menjadi akses jalan masyarakat sesegera mungkin ditangani berkoordinasi dengan Kepolisian dan pihak terkait lainnya.
“Penanganan pohon sampai dini hari juga kami lakukan di Banjar Pacung Baturiti (Selasa lalu). Dan ini mau menuju ke beberapa lokasi lain. Ada sekitar tujuh pohon tumbang dan satu baliho timpa mobil. Jadi delapan,” urainya.
Pihaknya, sambungnya, mendapat beberapa laporan terkait dampak embusan angin kencang. Misalnya yang masih dalam penanganan ialah yang di Banjar Pacung. Dimana sejak malam kemarin mendapat laporan dari Polsek Baturiti. Namun, karena tidak tersedianya alat berat, maka pihaknya berkoordinasi dengan Balai Jalan Pusat untuk meminjam crane dan melakukan penanganan.
“Tadi sudah untuk crane dari balai wilayah jalan pusat untuk penaganan. Dan ini juga mau menuju lokasi. Kami juga masih ada penanganan di Perean, pohon menghalangi jalan. Jadi ini masih terus penaganan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Beberapa pohon tumbang di Tabanan, akibat angin kencang. Angin kencang berhembus mulai sekitar pukul 15.30 Wita sore tadi hingga petang hari pukul 18.33 Wita Senin lalu. Bahkan hingga pada Kamis 5 Januari 2023 angin masih berembus kencang.
Beberapa hari lalu, saat angin kencang pada 2 Januari, Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Ketut Tunas mengatakan, pohon tumbang terjadi di Banjar Dinas Mekayu Desa Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat. Kejadian tepat di Jalan raya mekayu, desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.
Pohon kayu yang tumbang jenis Bayur di kebun milik salah satu warga. Dimana kejadian terjadi sekitar pukul 15.40 Wita. Pohon kayu jenis kayu Bayur yang berdiameter kurang lebih 35 centmeter tumbang dan menutup setengah badan jalan diwilayah Mekayu desa Lalanglinggah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Penanganan-pohon-tumbang-di-Perumahan-Puri-Ayodia-Tabanan-Kamis-5-Januari-2023.jpg)