Berita Buleleng

BPBD Buleleng Siapkan Rp 110 Juta Untuk Sewa Alat Berat Dalam Penanganan Bencana Alam

BPBD Buleleng Siapkan Rp 110 Juta Untuk Sewa Alat Berat, Digunakan Dalam Penanganan Bencana Alam

ist
Petugas BPBD Buleleng saat menangani bencana tanah longsor beberapa waktu. Tahun ini BPBD menganggarkan Rp 110 juta untuk sewa alat berat yang akan digunakan dalam penanganan bencana alam. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -  BPBD Buleleng tahun ini menyiapkan anggaran Rp 110 juta  untuk menyewa alat berat, yang akan digunakan dalam penanganan bencana alam. Sewa terpaksa dilakukan setiap tahun, lantaran selama ini BPBD Buleleng tidak memiliki alat berat


Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi dikonfirmasi Senin (9/1) mengatakan, alat berat berupa eskavator sangat dibutuhkan apabila terjadi bencana tanah longsor. Namun mengingat pihaknya tidak memiliki alat berat, pihaknya selama ini harus meminjamnya kepada Dinas PUTR Buleleng dan Dinas PUPR Bali, atau menyewanya kepada pihak swasta. 


Menyewa alat berat kepada pihak swasta kata Ariadi hanya dilakukan saat kondisi mendesak, agar akses jalan yang tertutup material bencana seperti tanah longsor dapat segera dibuka. "Apabila terjadi bencana alam dan membutuhkan alat berat, kami harus memanfaatkan aset pemerintah dulu, seperti milik Dinas PUTR Buleleng atau provinsi. Kalau misalnya alat beratnya digunakan oleh mereka, ya harus disewa dengan pihak swasta agar penanganan cepat dilakukan untuk membuka akses jalan," jelasnya. 


Disisi lain, Ariadi menyebut dalam Januari hingga Februari mendatang, BMKG telah memprediksi Bali dan Buleleng akan memasuki puncak musim hujan. Namun realitanya sejak dua hari belakangan ini, cuaca di Buleleng sedang cerah. Kendati demikian, Ariadi menyebut pihaknya akan selalu waspada dan menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC), apabila terjadi bencana alam


"Astungkara tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Kami tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada apabila hujan deras mengguyur dalam waktu lebih dari dua jam, khususnya yang tinggal di daerah lereng bukit maupun daerah pesisir pantai," tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved