Berita Bali

Pagi Ini Wisman Tiongkok Datang Perdana di Bali Melalui Bandara Ngurah Rai, Membawa 210 Penumpang

Penerbangan langsung wisman Tiongkok ke Bali direncanakan pada pagi ini, Minggu 22 Januari 2023

Istimewa
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali - Pagi Ini Wisman Tiongkok Datang Perdana di Bali Melalui Bandara Ngurah Rai, Membawa 210 Penumpang 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Kemenparekraf bersama stakeholder pariwisata di Bali akan menyambut kedatangan kembali wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok setelah keputusan pemerintah negara itu yang mencabut pembatasan perjalanan ketat internasional pada 8 Januari 2023.

Penerbangan langsung wisman Tiongkok ke Bali direncanakan pada pagi ini, Minggu 22 Januari 2023, dengan penerbangan maskapai Lion Air dari Shenzhen yang membawa sebanyak 210 penumpang.

Kegiatan penyambutan ini akan dihadiri Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Made Ayu Marthini, Gubernur Bali Wayan Koster, General Manager Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Handy Heryudhitiawan, President Director Lion Air Rudy Lumingkewas, Konsulat RRC di Denpasar Mr. Zhu Xinglon dan stakeholder pariwisata lainnya.

Penyambutan akan dilakukan dengan pengalungan bunga dan memberikan merchandise.

Penerbangan Lion Air JT-2648 akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Bao'an Shenzhen, Guangdong (SZX) pukul 05.50 waktu setempat membawa turis Tiongkok dewasa 193, anak-anak 17 serta 2 balita.

Baca juga: Dinas Pariwisata Bali Keluarkan 15 Ikrar untuk Wisatawan, Wisman Wajib Jaga Pratima

Memakan durasi tempuh jarak jauh (long haul) 4 jam 55 menit, Lion Air mengoperasikan armada modern jenis pesawat Boeing 737-900ER dan akan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sekira pukul 10.50 Wita.

“Kedatangan kembali wisman Tiongkok menandakan Indonesia khususnya Bali masih menjadi top of mind atau destinasi favorit wisatawan,” kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Jumat 20 Januari 2023 lalu.

“Berdasarkan data Online Travel Ageng (OTA) di Tiongkok, terjadi peningkatan volume pencarian destinasi wisata di luar negeri sebesar 430 persen. Indonesia masuk dalam top 5 pencarian dan volume pencarian Bali meningkat 250 persen," sambungnya.

Kedatangan kembali wisatawan Tiongkok ini diharapkan dapat mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara yang tahun ini mencapai 3,5 juta -7,4 juta kunjungan.

Tiongkok sendiri merupakan salah satu negara pasar terbesar untuk pariwisata di Indonesia.

Menparekraf Sandiaga menekankan, pihaknya bersama pihak-pihak terkait akan berkolaborasi memastikan pelaksanaan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya terhadap wisatawan asal Tiongkok, dijalankan dengan memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Indonesia memiliki pengalaman yang baik dalam manajemen krisis selama pandemi Covid-19, yang diiringi dengan peningkatan masif CHSE Certified Destination, dan rasio tingkat vaksinasi per populasi yang relatif tinggi besar. Sehingga diyakini Indonesia dapat menyambut wisman Tiongkok dengan baik," ungkap Sandiaga.

Kita sudah memiliki standarisasi yang telah kita terapkan selama menangani pandemi dan telah kita koordinasikan dengan Kementerian Kesehatan, Satgas Covid-19.

“Semua ketentuan yang akan diterapkan mengacu kepada kebijakan yang berlaku, sehingga diharapkan dapat memperkuat hadirnya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," ujar Sandiaga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved