Berita Klungkung
Sembilan Hari Pencarian Tak Buahkan Hasil, Pencarian Dua Wisman Hilang di Pantai Diamond Dihentikan
Pencarian terhadap 2 WNA yang terseret arus di Pantai Diamond, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali memasuki hari ke 9
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pencarian terhadap 2 WNA yang terseret arus di Pantai Diamond, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali memasuki hari ke 9, Selasa (3/1/2022).
Pihak Basarnas Bali memutuskan menghentikan pencarian wisman tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada menjelaskan, area pencarian dimulai dari seputaran lokasi korban terseret arus, sampai ke Manta Point, Crystal Bay hingga perbatasan Selatan Lombok.
Baca juga: Jelang Galungan, Warga Mepatung di Klungkung, Semangat Pererat Kebersamaan
Sementara itu pencarian juga menyisiri seputaran pantai dan pemantauan dari atas tebing.
"Hari ke 9, operasi SAR hasilnya masih nihil. Dari awal, Basarnas Bali selalu berkomunikasi dengan pihak kerabat korban ataupun konsulat."
"Semuanya kooperatif memahami tugas kita dan menghargai regulasi yang ada di Indonesia, bagaimana pola serta batasan upaya-upaya pencarian yang dilakukan," jelas Darmada.
Baca juga: Wisatawan Terseret Arus Terjadi Lagi, Dewan Klungkung Sarankan Petugas Berjaga di Pantai Diamond
Tim SAR di lapangan terkadang mengalami kendala dengan kondisi cuaca dan gelombang tinggi, namun upaya-upaya pencarian tetap dilakukan semaksimal mungkin.
Di hari terakhir operasi SAR, Rabu (11/1/2022), bertempat di Semaya One Tamarind Beach dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama unsur SAR lainnya, dan disepakati menutup dan menghentikan pencarian.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek Nusa Penida, Wadanramil Nusa Penida, KBO SAR Polair Nusa Penida, DanposAL Nusa Penida, BPBD Klungkung, Potensi SAR Radio 115 dan Kepala Desa Pajukutan, Nusa Penida.
Baca juga: Dugaan Pemalsuan Ijazah Anggota Dewan, Polres Klungkung Segera Gelar Perkara Khusus
Operasi SAR bisa kembali dibuka apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Tim siaga Nasarnas Bali juga sudah melakukan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintasi sekitar perairan Nusa Penida, apabila ada penemuan wajib melaporkan hal tersebut kepada Basarnas Bali.
Kecelakanaan yang dialami wisatawan saat berwisata di Pantai Diamond kembali terjadi Selasa (3/1/2022) lalu.
Dua orang wisatawan asal Jerman dan Austria hilang terseret arus saat berenang di Pantai Diamond.
Baca juga: Komang Nidya Mohon Keringanan Hukuman, Kasus Korupsi BUMDes Besan Klungkung
Sepekan sebelumnya atau Selasa (27/12/2022),seorang warga negara Malaysia, Niliash (24) hilang saat berusaha menyelamatkan wisatawan lain yang terseret arus di Pantai Diamond, Selasa (27/12/2022).
Wisatawan yang hendak ditolongnya selamat dalam peristiwa itu, karena berhasil berenang ke pesisir. Sementara Niliash terus terbawa arus ke tengah laut.
Jenazah Niliash lalu ditemukan mengapung di perairan Pantai Diamond sehari setelahnya. (*)
Berita lainnya di Berita Klungkung
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.