Persib Bandung

Persib Bandung Jadi Pemuncak Klasemen Liga 1, Bobotoh Khawatir, Sarankan Main di Liga Lain, Ada Apa?

Suporter Persib Bandung memiliki satu kekhawatiran meskipun timnya saat ini memuncaki klasemen semetara Liga 1.

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Dok ist/twitter@luismillacoach
Pelatih Luis Milla (tengah) tampak berbahagia dan merangkul pemainnya Daisuke Sato (kiri) dan Marc Klok usai Persib Bandung meraih kemenangan di pekan 20 Liga 1 2022/2023 melawan Borneo FC. Kemenangan Persib Bandung 1-0 tersebut sekaligus menjadi catatan ciamik Luis Milla bersama timnya yang tak tersentuh kekalahan selama 12 pertandingan terakhir di Liga 1 2022/2023. 

Persib Bandung Jadi Pemuncak Klasemen Liga 1, Bobotoh Khawatir, Sarankan Main di Liga Lain, Ada Apa?

TRIBUN-BALI.COM - Suporter Persib Bandung memiliki satu kekhawatiran meskipun timnya saat ini memuncaki klasemen semetara Liga 1.

Adapun kekhawatiran Bobotoh sebutan pendukung Persib Bandung itu khawatir jika Liga 1 harus dihentikan tak kalah Persib Bandung berhasil mengkudeta Persija Jakarta di posisi teratas.

Hal itu karena adanya insiden pelemparan bus Arema FC yang dilakukan oleh oknum suporter pada Kamis 26 Januari 2023.

Dalam kolom komentar postingan akun Instagram Persib Bandung @persib pada Kamis 26 Januari 2023, bahkan Bobotoh menyarankan agar Persib Bandung bergabung ke Liga Singapura.

"Dengan adanya kejadian pelemparan terhadap bus pemain arema, tdk mnutup kmungkinan liga1 pun akan di hentikan maka disarankan agar persib mengambil langkah gabung ke liga singapura," tulis @garizluis37.

"Disaat persib di jalur bagus.. Isu banned mulai menyeruakkkkk," tulis @muharamzaki28.

Baca juga: Cara Unik Luis Milla Rekrut Pemain Baru Persib Bandung, Sesuai Proyeksi di Putaran Dua Liga 1

"Kawal Liga 1 biasanya persib kalo lagi di puncak selalu ada kejadian untuk stop Liga 1..kawal terus Persib maju terus gas jangan kalau dengan settingan murahan love u Persib," tulis @alfredoedo11.

"Bissmillah konsisten hingga akhir musim yaallah, @pssi jangn mempersulit KING PERSIB aing juara !!!," tulis @fjarsdk05.

"Bentar lagi liga 1 diberentiin dulu nih wkwk bus yg onoh ada yg lempar," tulis @thoriq.fr_.

Bobotoh khawatir bila Liga 1 2022/2023 terhenti di saat performa Persib Bandung menanjak.
Bobotoh khawatir bila Liga 1 2022/2023 terhenti di saat performa Persib Bandung menanjak. (Istimewa)

"Konsisten sib, dan selalu waspada klo Persib diatas selalu banyak jegalan," tulis @syifafsy_.

Kekhawatiran Bobotoh tersebut tampaknya mendasar.

Diketahui, Persib Bandung sempat memperlihatkan performa apik di Liga 1 2019/2020.

Namun kompetisi Liga 1 musim tersebut terhenti karena pandemi Covid-19.

Selanjutnya, performa Persib Bandung mengalami peningkatan performa pada Liga 1 musim ini.

Luis Milla Lewati Rekor Robert Alberts dan Djajang Nurdjaman

Sejak ditangani Luis Milla, performa Persib Bandung kian menggila di Liga 1 musim 2022/2023.

Bahkan, saat mengalahkan Borneo FC di pekan ke-20 Liga 1, Luis Milla telah membawa Persib Bandung melewati 12 laga tanpa pernah sama sekali.

Hasil ini pun melewati rekor dua pelatih Persib Bandung terdahulu yakni Robert Rene Alberts dan Djajang Nurdjaman.

Robert Rene Alberts sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun pada musim 2021-2022 lalu.

Djadjang Nurdjaman juga sukses membawa tim Maung Bandung tidak terkalahkan dalam 11 laga pada tahun 2013 lalu.

Pekerjaan Luis Milla di Persib sendiri bisa dibilang tidak mudah.

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Maung Bandung dalam konferensi pers di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/8/2022). Di tangan Luis Milla, Persib melewati 12 laga tanpa kekalahan dan sukses menempati puncak klasemen sementara Liga 1 2022 per Januari 2023.
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Maung Bandung dalam konferensi pers di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/8/2022). Di tangan Luis Milla, Persib melewati 12 laga tanpa kekalahan dan sukses menempati puncak klasemen sementara Liga 1 2022 per Januari 2023. (Tribunnews.com/Alfarizy AF)

Pasalnya, pelatih asal Spanyol itu datang saat Persib sedang terseok-seok di papan bawah.

"Ketika saya tiba, tim ini memiliki masalah dalam hasil akhir."

Baca juga: Jelang Laga PSIS Semarang vs Persib Bandung Liga 1: Ancaman Pemain Baru Mahesa Jenar ke Skuat Milla

"Normal ketika tim pelatih baru datang untuk memperbaiki kondisinya," kata Luis Milla dilansir dari Kompas.com.

Luis Milla mengatakan saat dirinya datang Persib sudah memiliki materi tim yang bagus.

Akan tetapi, Persib bermasalah dalam hasil akhir.

"Setiap pelatih itu memiliki tanggung jawab dan saya datang untuk mengisi serta mengubah dinamikanya," ujarnya.

"Tim ini merupakan tim bagus, tetapi hasil di awal musim tidak terlalu bagus," imbuhnya.

Luis Milla mengaku sudah menganalisa kekuatan Persib saat dihubungi manajemen.

Juru taktik berusia 56 tahun itu pun langsung menyusun program untuk memperbaiki kondisi Persib.

"Saya memahami ketika manajemen menghubungi, saya melakukan analisis dan membenahinya," tutur Milla.

Terlepas dari hal itu, Milla mengatakan kunci peningkatan performa Persib dalam beberapa bulan terakhir adalah kerja keras pemain.

"Kuncinya ada di pemain, pelatih itu hanya meningkatkan kepekaan pemain."

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luis Milla Bikin Persib Bandung Menggila, Rekor Robert Rene Alberts dan Djajang Nurdjaman Pun Lewat! dan di TribunWow.com dengan judul Senang Persib Bandung Kudeta Persija di Puncak Klasemen, tapi Bobotoh Khawatir bila Hal Ini Terjadi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved