Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Rumah Kadek Duniawan Diduga Dibakar Oknum, Sempat Cium Aroma Solar Saat Kejadian

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023).

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023) sekitar pukul 21.30 WITA. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tragedi kebakaran yang menimpa rumah milik Kadek Duniawan, di Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, rupanya terjadi akibat ulah seorang oknum.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan, untuk memburu pelaku.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023) sekitar pukul 21.30 WITA.

Kala itu korban bersama keluarganya sedang berada di dalam rumah.

Tiba-tiba ia mencium bau angit, dan bergegas melakukan pengecekan.

Saat dicek, rupanya bagian depan rumahnya telah diselimuti api.

Kadek Duniawan pun bergegas mengevakuasi seluruh keluarganya ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Modus MiChat Berujung Perampokan Berhasil Diungkap Polresta Denpasar, Uang di ATM Korban Ludes!

Baca juga: Pejabat KPU Badung Jadi Tersangka, KPU Bali Segera Bersurat ke Pusat!

Tragedi kebakaran yang menimpa rumah milik Kadek Duniawan, di Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, rupanya terjadi akibat ulah seorang oknum.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan, untuk memburu pelaku.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023) sekitar pukul 21.30 WITA.
Tragedi kebakaran yang menimpa rumah milik Kadek Duniawan, di Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, rupanya terjadi akibat ulah seorang oknum. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan, untuk memburu pelaku. Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023) sekitar pukul 21.30 WITA. (Istimewa)

Atas adanya kejadian kebakaran itu, tiga unit mobil damkar pun dikerahkan untuk memadamkan api.

Namun ganasnya api melebur seluruh isi rumah berukuran 13x8 meter milik korban.

Api baru dapat dijinakkan sekitar satu setengah jam kemudian.

Setelah dilakukan penyelidikan kata AKP Sumarjaya, korban mengaku sempat mencium aroma bahan bakar minyak jenis Solar di sekitar rumahnya, saat musibah kebakaran itu terjadi.

Solar itu tercium pada sebuah keset yang menyala.

Kemudian api cepat membesar dan membakar seluruh isi rumah korban.

"Padahal korban merasa tidak pernah menyimpan Solar di rumahnya.

Jadi diduga kebakaran ini terjadi akibat ulah seorang oknum," kata AKP Sumarjaya.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023) sekitar pukul 21.30 WITA.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, ditemui Selasa (14/2/2023) mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/2/3023) sekitar pukul 21.30 WITA. (Istimewa)

Atas keterangan dari korban itu, penyelidikan imbuh AKP Sumarjaya kini dibantu oleh tim Labfor Polda Bali, untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Unit Reskrim Polsek Seririt juga saat ini, tengah memeriksa rekaman kamera pengawas CCTV yang ada di sekitar rumah korban.

Sementara korban mengaku, tidak memiliki masalah kepada tetangga atau pihak lainnya.

"Motifnya masih diselidiki. Belum diketahui siapa yang diduga melemparkan keset yang ada bau Solar itu ke rumah korban.

Masih dalam proses penyelidikan. Tim Labfor sudah turun menyelidiki," terangnya.

Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 150 juta.

Barang berharga milik korban berupa empat unit televisi, empat unit mesin jahit, lima lemari, satu kulkas dan empat tempat tidur ludes terbakar.

"Korban mengatakan api bersumber dari keset yang berbau Solar itu. Kemudian cepat menjalar ke bagian atapnya.

Korban tidak sempat melakukan langkah pemadaman karena api cepat membesar.

Diperlukan waktu untuk mengungkap kasus ini. Hasil dari Tim Labfor belum diterima," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved