Rabies di Bali
PASCA Teror Gigitan Anjing! 96 HPR di Banyuning Mulai Divaksin Anti Rabies
Pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan Sabtu (25/4/2026), pasca kasus gigitan pertama. Kegiatan ini terus berlanjut hingga Selasa (28/4/2026).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Teror gigitan anjing yang menggigit 19 orang di Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng telah ditindaklanjuti. Sejumlah hewan penular rabies (HPR) telah disuntik vaksin anti rabies, untuk menekan kasus gigitan serupa.
Pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan Sabtu (25/4/2026), pasca kasus gigitan pertama. Kegiatan ini terus berlanjut hingga Selasa (28/4/2026).
Kasi Pemerintahan Kelurahan Banyuning, Putu Novi Mahendra, mengatakan pelaksanaan vaksinasi anjing difokuskan pada dua lokasi. Yakni Jalan Pulau Obi dan Jalan Pulau Komodo.
"Alasannya karena dua lokasi ini termasuk tempat terjadinya kasus gigitan pertama. Selain juga karena banyaknya permintaan vaksinasi," ucap Novi.
Baca juga: TRAGIS! Diduga 3 Anjing Keroyok Anak 4 Tahun Sampai Tewas di Songan Kintamani, Warga Minta Eliminasi
Baca juga: TANGIS Ayah Pecah Anaknya Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing di Songan Bangli, Ini Kronologinya!
Lokasi vaksinasi pertama fokus di sekitar Pasar Banyuning. Total anjing yang telah divaksin sebanyak 48 ekor. Sedangkan pada vaksinasi kedua, tercatat sudah 96 anjing dan tiga ekor kucing yang divaksin.
"Kami melaksanakan vaksinasi terhadap hewan peliharaan secara door to door, maupun yang diliarkan," ujarnya.
Pelaksanaan vaksinasi melibatkan instansi terkait. Mulai dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikaanan (DPKPP) Buleleng, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Lingkungan dan Linmas.
Walaupun hingga kini total 147 HPR telah divaksin, Novi mengatakan jumlah tersebut belum mencakup seluruhnya. Sebab secara total, wilayah Banyuning terdiri dari enam lingkungan.
"Rencana ke depan tentu vaksinasi akan menyasar lingkungan sisanya. Kami akan koordinasi dengan kepala lingkungan setempat, agar pelaksanaan vaksinasi bisa dipusatkan di satu titik. Jadi masyarakat yang proaktif membawa peliharaannya," pungkasnya. (mer)
| 27 KASUS Positif Rabies Ditemukan di Jembrana, Kurun Waktu 5 Bulan, Vaksinasi HPR Terus Digencarkan! |
|
|---|
| Vaksinasi VAR di Denpasar Capai 28.068 Ekor Anjing |
|
|---|
| Putus Rantai Penularan, 28.068 dari 84.369 Ekor Anjing di Denpasar Bali Telah Divaksin Rabies |
|
|---|
| 4 Bulan Catat 23 Kasus Positif Rabies, Vaksinasi Rabies Dikebut, Libatkan Tim Eksternal |
|
|---|
| Gencarkan Vaksin Rabies dengan 115 Ribu Dosis, Difokuskan di Badung Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelaksanaan-vaksinasi-di-wilayah-Jalan-Pulau-Obi-dan-Jalan-Pulau-Komodo-Kelurahan-Banyuning.jpg)