Berita Bali
BI Bali Dukung Pengembangan Komoditas Lokal Bersama Perumda Dharma Santhika dan Perumda Dharma Jaya
BI Bali dukung pengembangan komoditas lokal bersama Perumda Dharma Santhika dan Perumda Dharma Jaya.
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu implementasi kerja sama antar daerah khususnya untuk Pengembangan komoditas unggulan lokal Bali, yaitu telah dikirim perdana 80 ekor babi dari Tabanan ke DKI Jakarta pada Jumat 24 Februari 2023.
Berdasarkan siaran pers yang diterima Tribun Bali dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada Sabtu 25 Februari 2023, Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tabanan, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Direktur Umum Perumda Dharma Jaya, Perumda Dharma Santhika, dan OPD terkait lainnya.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyampaikan bahwa Tabanan memiliki potensi pertanian yang luar biasa, termasuk pada peternakan.
Hal tersebut terlihat dari pengiriman perdana komoditas babi dari Perumda Dharma Santhika Tabanan ke PD Dharma Jaya DKI Jakarta.
Sanjaya mengapresiasi kerja sama antar daerah (KAD) tersebut dan diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup petani dan peternak.
Pengiriman babi diperkirakan akan dilakukan setiap bulannya sebanyak 2 kali dengan rata-rata pengiriman sekitar 75 – 80 ekor.
Babi yang dikirim rata-rata berusia 4 – 5 bulan dengan bobot sekitar 100 kg per ekor.
Sanjaya menambahkan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tabanan perlu memantau dan mengintensifkan kegiatan pelatihan kepada petani dan peternak.
Hal ini ditujukan agar kualitas hewan ternak yang dihasilkan semakin baik dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Baca juga: BI Bali Adakan Bali Jagadhita Culture Week III: Wujud UMKM Naik Kelas
Saat ini, petani sudah mampu memproduksi pakan ternak lokal yang dikenal dengan nama P-99 sehingga tidak terpengaruh harga bahan baku pakan yang fluktuatif.
Pemerintah Kabupaten Tabanan akan mendukung program pengembangan desa, termasuk pengendalian inflasi.
Lebih lanjut, Sanjaya menekankan ketahanan pangan perlu dibangun dari tingkat desa hingga ke tingkat kabupaten.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Gusti Agung Diah Utari menyampaikan dalam menjaga kestabilan harga barang dan jasa, Bank Indonesia memerlukan dukungan dari seluruh pihak, termasuk Kabupaten Tabanan.
Salah satu rekomendasi dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (HLM TPID) Provinsi Bali tahun 2022 adalah pembentukan BUMD pangan.
Dalam hal ini, Tabanan telah memiliki BUMD Pangan yaitu Perumda Dharma Santhika yang telah menjalin kerja sama dengan berbagai daerah, baik di intra Bali maupun di luar Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/BI-Bali-Dukung-Pengembangan-Komoditas-Lokal.jpg)