Berita Denpasar
LPM Sesetan Denpasar Gelar Lomba Ogoh-ogoh Mini dan Tapel Ogoh-ogoh, Peserta se-Bali
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM Sesetan menggelar lomba ogoh-ogoh mini dan tapel ogoh-ogoh pada Sabtu dan Minggu, 25 - 26 Februari 2023.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM Sesetan menggelar lomba ogoh-ogoh mini dan tapel ogoh-ogoh.
Lomba ogoh-ogoh mini dan tapel ogoh-ogoh ini digelar di Lapangan Pegok Sesetan Denpasar pada Sabtu dan Minggu, 25 - 26 Februari 2023.
“Kegiatan Kreativitas Budaya Sesetan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak muda Sesetan,” kata Ketua LPM Sesetan I Made Widiartha Minggu 26 Februari 2023.
Adapun peserta dari lomba ogoh-ogoh mini ini berasal dari seluruh Bali dan didomoninasi peserta dari Denpasar.
Pada penyelenggaraan yang pertama, kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta.
Adapun ogoh-ogoh yang ditampilkan dalam lomba ini harus menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan.
Hal ini juga berlaku untuk lomba tapel ogoh-ogoh sendiri.
Selain itu, ogoh-ogoh yang ditampilkan juga ada yang menggunakan mesin atau bergerak.
Untuk ukuran maksimal ogoh-ogoh mini yakni setinggi 1 meter dari panggung.
Baca juga: Hidupkan Suasana Banjar di Sekolah, Siswa SD PGRI Denpasar Buat Ogoh-ogoh Untuk Meriahkan Nyepi
Kemudian untuk tapel maksimal tingginya 60 cm.
Panitia juga melarang penggunaan bahan non organik seperti plastik atau styrofoam karena pihaknya ingin memunculkan bahwa lomba ini ramah lingkungan.
“Sekaligus juga menerapkan petunjuk dari Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar untuk menggunakan bahan ramah lingkungan dalam kegiatan seperti ini,” katanya.
Khusus untuk lomba tapel ini, katanya bukan sesuatu yang baru karena ini rangkaian dari pembuatan ogoh-ogoh itu sendiri.
“Ini rangkaian kesinambungan dari kreasi ogoh ogoh, kalau peserta tidak sempat buat ogoh-ogoh mini, peserta masih ada kesempatan ikut berkompetisi. Tapel punya ciri khas, sebuah keahlian teknik dan kreativitas tinggi dengan penggambaran watak, ekspresi dan lainnya,” imbuhnya.
Soal penjurian, pihaknya melibatkan dua orang yakni satu praktisi dan satu orang akademisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Lomba-ogoh-ogoh-mini-yang-digelar-LPM-Sesetan-dengan-peserta-se-Bali.jpg)