Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Arak Bali Warisan Budaya Yang Kini Jadi Tujuh Minuman Spirit Dunia

Arak Bali kini bersanding dengan 7 minuman spirit dunia, seperti Whiskey, Rum, Gin, Vodka, Tequila hingga Brandy.

Tayang:
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
WARNA-WARNI : Owner Iwak Arumery, Ida Ayu Puspa Eny menunjukkan hasil destilasi produk Arak Bali Iwak Armery. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Hangat terasa di dada saat meneguk 3 sloki Arak Bali yang kini jadi minuman spirit dunia ketika saya mengunjungi sentra UMKM pembuatan arak Iwak Arumery milik Ida Ayu Puspa Eny di Jalan Marlboro No. 41, Denpasar, Bali

Ibu 65 tahun asal Karangasem ini ramah menyambut saya, usai wawancara pun dia menyodorkan tiga sloki dari lima rasa arak produksi Iwak Arumery untuk saya cicipi.

 

Kemurnian Arak Bali dalam satu sloki yang saya cicipi 1
Kemurnian Arak Bali dalam satu sloki yang saya cicipi.

 

Kemasan produknya tampil elegan dengan unsur tradisional aksara Bali.

Terlihat beberapa tempayan berbahan kaca berwarna-warni hasil destilasi arak yang difermentasi dengan rempah dan buah-buahan.

Proses pembuatan arakanya memakan waktu 1 tahun.

Dayu memproduksinya dalam lima rasa, Varian Origine, Aveugle, Ameritha, Berries dan Mangaoestin.

Cerita perjalanan araknya dari 15 tahun silam.

Pada tahun 2008, mantan Jurnalis media asing Australia dan Prancis itu serius belajar meracik arak Bali.

Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, menjadi ruang geraknya menggandeng para petani.

Baca juga: Gubernur Bali Tetapkan 29 Januari Sebagai Hari Arak Bali

Pulau Bali memiliki kelimpahan bahan baku arak seperti pohon kelapa, enau, dan lontar yang tumbuh subur.

Dia berkreasi mencampur arak dengan rempah seperti Jahe, Cengkeh, Kayu Manis dan buah-buahan agar lebih diterima lidah, tidak hanya warga lokal tetapi orang luar negeri.

Arak pun ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda tahun 2022 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 414/P/2022.

Dayu kecil pernah jatuh sakit sang kakek adalah seorang Usadha, menjadikan arak sebagai media pengobatan dengan ramuan arak “Jung”.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved