serba serbi
Upacara Melasti Rangkaian Nyepi, Polsek Kuta & Pecalang Sinergi Lakukan Pengamanan
Pelaksanaannya dilakukan beberapa hari sebelum tawur kesanga, tujuannya guna memohon kesejahteraan alam dan lingkungan menjelang pergantian Tahun Saka
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dalam Agama Hindu, upacara melasti merupakan rangkaian dari hari raya Nyepi.
Upacara melasti juga dikenal dengan sebutan melis atau mekiyis.
Pelaksanaannya dilakukan beberapa hari sebelum tawur kesanga, tujuannya guna memohon kesejahteraan alam dan lingkungan menjelang pergantian Tahun Saka.
Baca juga: Jelang Pengrupukan Hari Raya Nyepi 2023, DLH Bangli Gencar Lakukan Pemangkasan Pohon Perindang
Baca juga: Sebanyak 732 Personel Polres Tabanan, Diterjunkan Amankan Nyepi 2023
Personil gabungan Polsek Kuta yang dipimpin Padal masing - masing wilayah kelurahan tentu saja melakukan pengamanan.
Tak hanya itu, petugas juga melakukan pengaturan lalin dengan bersinergi pecalang desa adat, guna kelancaran kegiatan melasti warga pada Minggu, 19 Maret 2023, pagi.
Upacara melasti yang didominasi dari warga luar, sudah melakukan aktivitasnya sejak pagi di beberapa kawasan pantai yang ada di wilayah hukum Polsek Kuta.
Kapolsek Kuta, Kompol Yogie Pramagita, yang dikonfirmasi terpisah mengungkapkan bahwa, personil gabungan sudah disetting sejak awal.
Hal ini dikatakan bertujuan, membantu kelancaran kegiatan atau upacara melasti rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1945.
Yang mana dilaksanakan oleh baik warga yang ada di wilayah, maupun yang datang dari luar wilayah hukum.
"Dengan kehadiran personil Polsek Kuta yang senantiasa bersinergi dengan pecalang desa adat dalam pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalin, diharapkan seluruh rangkaian upacara melasti dapat berjalan lancar, dan tertib serta aktivitas masyarakat dan wisatawan juga berjalan normal, " tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/jhlujnmyujhn.jpg)