Serba Serbi

Senin Paing Menail, Baik Buruknya Hari Ini 27 Maret 2023, Baik untuk Memulai Usaha

Senin Paing Menail, Baik Buruknya Hari Ini 27 Maret 2023, Asuajeg Munggah, baik untuk membuat alat-alat yang menakutkan seperti lelakut.

Dok. Tribun Bali
Ilustrasi sembahyang - Senin Paing Menail, Baik Buruknya Hari Ini 27 Maret 2023, Baik untuk Memulai Usaha 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Senin 27 Maret 2023 adalah Senin Paing wuku Menail menurut kalender Bali.

Di mana menurut kepercayaan masyarakat Bali, setiap hari memiliki baik dan buruk atau ala ayuning dewasa.

Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kala saat hari tersebut.

Oleh karenanya, setiap akan melaksanakan kegiatan tertentu mulai dari yadnya dan segala jenis pembangunan perlu memperhatikan ala ayuning dewasa.

Baca juga: Otonan Minggu Umanis Menail, Segini Jatah Umurnya, Begini Nasib dan Perjalanan Hidupnya

Karena dipercaya, jika melakukan sesuatu tanpa didasari oleh dewasa akan mengganggu kehidupan, terjadi hal yang buruk, atau bahkan ada yang percaya akan menjadi penyebab kematian.

Untuk Senin 27 Maret 2023, inilah ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.

Amertayoga, baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.

Asuajeg Munggah, baik untuk membuat alat-alat yang menakutkan seperti lelakut.

Tidak baik untuk menanam padi, kacang-kacangan.

Kala Bangkung, Kala Nanggung, tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Jangkut, baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Mretyu, baik untuk membuat senjata, mulai berperang membela kebenaran, memberi nasehat kepada orang lain.

Tidak baik untuk bersenggama, segala yadnya.

Kala Ngruda, baik untuk membuat taji, keris, ranjau (sungga), bambu runcing (gelanggang) dan sejenisnya, membuat rencana baik.

Tidak baik untuk segala pekerjaan, akan mendapat godaan/halangan sakit keras, melakukan yadnya yang besar.

Kala Temah, tidak baik untuk dewasa ayu.

Rangda Tiga, tidak baik melakukan upacara pawiwahan.

Taliwangke, baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati.

Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved