Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Bupati Bangli Keluarkan SE Waspada Dini Penyebaran Flu Burung, Imbau Peternak Tak Jual Unggas Sakit

Para peternak unggas di Bangli diimbau tak menjual atau memotong unggasnya yang sakit. Hal ini termuat dalam salah satu poin dari surat edaran Bupati.

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Salah satu peternakan ayam petelur di Bangli, Bali, Jumat 31 Maret 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Para peternak unggas di Bangli diimbau tidak menjual atau memotong unggasnya yang sakit.

Hal ini termuat dalam salah satu poin dari surat edaran (SE) Bupati Bangli, tentang kewaspadaan dini terhadap penyebaran penyakit Flu Burung di Kabupaten Bangli. 


SE Bupati Bangli ini menindaklanjuti surat Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, ihwal peningkatan kewaspadaan terhadap HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza), bahwa adanya kenaikan wabah HPAI dunia.

Baca juga: Bantuan Program Sembako Kemensos Untuk Warga Bangli Mulai Cair Besok

Oleh sebab itu perlu peningkatan kewaspadaan dalam monitoring virus influenza


Ini karena HPAI berpotensi menyebabkan wabah yang dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan kerugian bagi industri unggas.

Dalam rangka kewaspadaan dan kesiapsiagaan pengendalian dan penanggulangan HPAI di wilayah Provinsi Bali khususnya Kabupaten Bangli, perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk melakukan tindakan preventif dan mitigasi risiko.

Baca juga: Calon Paskibra Bangli Mulai Diseleksi, Tahun 2023 Kuota Paskibra 60 Orang


Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Made Alit Parwata dikonfirmasi Jumat (31/3/2023) membenarkan soal SE tersebut.

Terkait SE Bupati ini, telah disosiliasikan melalui Perbekel maupun Lurah, sehingga dapat diteruskan kembali kepada masyarakat.

"Astungkara kematian unggas jumlah besar tidak terjadi di Bangli," ucapnya. 


Sesuai data pihaknya, jumlah populasi ayam peterlur di Bangli mencapai 1.236.500 ekor, sedangkan ayam pedaging sebanyak 1.257.000 ekor. Selain itu ada juga itik yang jumlahnya mencapai puluhan ribu ekor.

Baca juga: Calon Paskibra Bangli Mulai Diseleksi, Tahun 2023 Kuota Paskibra 60 Orang


Karena banyaknya peternak unggas di wilayah Bangli, pihaknya pun memberikan beberapa imbauan melalui SE tersebut.

Upaya ini sebagai langkah mitigasi risiko penyebaran Flu Burung.


Imbauan tersebut diantaranya menginformasikan kepada masyarakat khususnya peternak unggas untuk menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya, dan segera melaporkan pada Dinas PKP Bangli, apabila terjadi kematian unggas dalam jumlah banyak dan secara mendadak.

Baca juga: Jadwal Shalat dan Buka Puasa Ramadhan Wilayah Badung, Gianyar, dan Bangli Hari Ini 24 Maret 2023


Kemudian meningkatkan kegiatan spraying desinfektan di tempat-tempat yang beresiko tinggi.

Para peternak unggas diimbau tidak menjual atau memotong unggas yang sakit. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved