NOC World Beach Games 2023
Dapat Restu Koster, Timnas Sepak Bola Pantai Indonesia Gelar Persiapan Untuk ANOC WBG 2023
Dapat Restu Koster, Timnas Sepak Bola Pantai Indonesia Gelar Persiapan Untuk ANOC WBG 2023
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Timnas Sepak Bola Pantai Indonesia telah dipersiapkan untuk mengadapi event ANOC World Beach Games 2023 di Bali yang telah mendapat restu dari Gubernur I Wayan Koster
Sang Pelatih, Ida Bagus Mahayasa sengaja mempersiapkan jauh-jauh hari, bahkan setelah mentas di Piala AFC 2023 lalu pemain diinstruksikan untuk berlatih mandiri.
Latihan tersebut agar kondisi fisik pemain siap tampil bulan Agustus 2023 mendatang meski sebelumnya keberlangsungan WBG masih abu-abu setelah kejadian batalnya Piala Dunia U-20.
"Untuk sekarang kami berlatih mandiri dulu, persiapan tetap kami lakukan setelah Piala AFC 2023," kata Mahayasa kepada Tribun Bali, pada Jumat 14 April 2023.
Mahayasa saat ini menunggu arahan selanjutnya dari PSSI untuk program latihan serta seleksi pemain khusus untuk menyongsong ANOC WBG 2023.
Untuk sementara, pihaknya menyiapkan latihan dengan biaya mandiri.
"Kami sekarang mengikuti arahan dari PSSI. Kami mencoba untuk menjaring pemain-pemain terbaik untuk masuk ke Timnas Sepak Bola Pantai," jelasnya.
Bahkan setelah kegagalan di Piala AFC 2023 kemarin, Mahayasa mengaku siap jika turun jabatan dan PSSI mencari pelatih lain maupun menggunakan jasa pelatih asing, atau dengan menambah jajaran kepelatihan.
"Tidak ada masalah. Misal terjadi seperti itu, ini kan event dunia, harus dipersiapkan dengan matang," ujar dia.
"Bisa menambah pelatih fisik, official, atau mencari pelatih kepala asing. Kami sekarang menyiapkan dulu nama-nama pemain agar tidak terkesan terburu-buru," imbuhnya.
Mahayasa mengaku hanya tidak ingin kejadian pembatalan Piala Dunia U-20 terulang kembali di WBG 2023 yang berujung pada kekecewaan atlet.
"Saya berharap tetap terlaksana. Kalau batal lagi kapan lagi ada Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah," tukasnya.
Lanjut dia, hal tersebut berdampak pada nasib aglet kedepannya, sebab setelah ANOC WBG 2023, Olimpiade 2024 Paris pun menanti. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.