Berita Bali
Generasi Muda Hindu Ditempa Jadi Pemimpin Berkarakter di HLYC 2025
Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan kepemimpinan bagi generasi muda Hindu dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
TRIBUN-BALI.COM – Dalam rangka Pujawali ke-XX Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Panitia Pujawali menggelar Hindu Youth Leadership Camp (HLYC) pada 30–31 Agustus 2025 di Wantilan Parahyangan Agung Jagatkartta.
Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan kepemimpinan bagi generasi muda Hindu dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Dengan tema “Melalui Sevanam Kita Wujudkan Pemuda Hindu yang Berbudaya, Unggul, dan Berdaya Saing”, HLYC 2025 memadukan diskusi inspiratif bersama para narasumber nasional dengan experiental learning games yang interaktif dan menyenangkan.
“Pelatihan ini dirancang untuk menumbuhkan karakter, keberanian, dan jiwa kepemimpinan generasi muda Hindu agar siap mengambil peran kepemimpinan di semua lini kehidupan,” ujar Ketua Panitia HLYC, Made Widhi Adnyana Surya Pratita.
Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata, sebagai narasumber pertama, menekankan bahwa pemimpin sejati harus memiliki karakter, ketulusan, dan jiwa melayani.
“Yang paling penting dari seorang pemimpin adalah hati yang tulus untuk melayani,” tegasnya. Ia mengingatkan, menjadi pemimpin bukan soal jabatan, melainkan soal manfaat nyata. Pesannya, generasi muda Hindu harus percaya diri, berprestasi, meniti karir secara profesional, dan menjadi pemimpin di bidang apa pun.
Baca juga: KRITIK Sikap Kepolisian Terhadap Jurnalis Saat Demo, Minta Tindak Oknum Terlibat Tindakan Intimidasi
Baca juga: ANTISIPASI Demonstrasi Lanjutan, 1.521 Personel Polisi Polda Bali Disiagakan
Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang pernah menjadi Danjen Kopassus dan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN), membagikan pengalaman tentang kepemimpinan dalam mengelola konflik dan membangun kerja sama tim.
Menurutnya, seorang pemimpin harus tangguh, disiplin, mampu mengambil keputusan tepat di saat sulit, sekaligus merangkul perbedaan. “Kekuatan pemimpin ada pada kemampuannya menyatukan tim dan menjaga kepercayaan,” ujarnya.
I Wayan Madik Kesuma, Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras, menggarisbawahi pentingnya mentalitas pemenang dan karakter Hindu yang kokoh dalam dunia profesional. Ia mendorong peserta untuk selalu optimis, berintegritas, dan menjadikan nilai-nilai Dharma sebagai dasar dalam persaingan global. “Pemimpin profesional harus punya daya juang tinggi, tidak mudah menyerah, dan selalu menjadikan tantangan sebagai peluang,” pesannya.
KS Arsana, Ketua Umum Prajaniti, mengajak peserta untuk cerdas menyikapi perubahan melalui pengelolaan kecerdasan emosional. Menurutnya, dunia yang cepat berubah menuntut pemimpin yang mampu mengendalikan emosi, bijak mengambil sikap, dan membangun hubungan harmonis. “Pemimpin besar bukan hanya cerdas secara intelektual, tapi juga matang secara emosional yang dilandasi kecerdasan spiritual,” katanya.
Dari 188 pendaftar, sebanyak 156 peserta hadir dengan penuh semangat. Mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik nyata melalui permainan kepemimpinan, diskusi kelompok, serta refleksi nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari yang disampaikan JMA Wayan Sudiarsa, Pinandita di PAJK Gunung Salak.
Besarnya antusiasme ini mendorong rencana penyelenggaraan HLYC di tahun-tahun berikutnya dengan skala lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional. “Kami berharap, kegiatan ini memupuk rasa percaya diri dan menginspirasi generasi muda Hindu untuk siap menjadi pemimpin di masa depan,” tutup Ni Luh Puspa penuh optimisme.
Dua Orang Pendaki Gunung Batukaru Bali Kelelahan, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi |
![]() |
---|
IESR dan Pemprov Bali Resmikan Empat PLTS di Tiga Desa, Total Kapasitas 15,37 kWp |
![]() |
---|
BERKAS 22 Tersangka Kasus Penganiayaan Prada Lucky Diserahkan ke Oditurat Militer |
![]() |
---|
MEMANAS! Massa Aksi di Polda Bali Tidak Kondusif, Lempari Batu dan Merusak Fasilitas |
![]() |
---|
Di Tengah Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Polda Bali Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.