Gempa di Bali

Gempa 6,9 SR Guncang Laut Jawa Terasa di Bali: Pengunjung Mall Berhamburan hingga 1 Anak Meninggal

Gempa berkekuatan 6,9 magnitudo mengguncang wilayah Laut Jawa pada Jumat 14 April 2023 pukul 16.55 WIB.

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Pixabay
Ilustrasi gempa. Gempa 6,9 SR Guncang Laut Jawa Terasa di Bali: Pengunjung Mall Berhamburan hingga Bocah Meninggal 

Gempa 6,9 SR Guncang Laut Jawa Terasa di Bali: Pengunjung Mall Berhamburan hingga 1 Anak Meninggal

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Gempa berkekuatan 6,9 magnitudo mengguncang wilayah Laut Jawa pada Jumat 14 April 2023 pukul 16.55 WIB.

Guncangan dari gempa tektonik tersebut terasa hingga di Bali.

Berdasarkan pengamatan BMKG, gempa tersebut berada di kedalaman 643 Km dari bawah laut.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,31° LS ; 111,96° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 Km arah Barat Laut Kota Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 643 km,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia yang tersubduksi hingga di bawah Laut Jawa. 

Di Bali hingga artikel ini ditulis belum ada laporan kerusakan akibat gempa berkekuatan 6,9 magnitudo itu.

Namun akibat gempa tersebut, seorang bocah perempuan di Banjar Lebah, Desa/Kecamatan Marga, Tabanan, Bali meninggal dunia.

Baca juga: Bali Diguncang Gempa, Seorang Anak Meninggal di Tabanan, Diduga Karena Kaget

Dugaan sementara, korban terkejut atau kaget hingga meninggal dunia.

“Korban dugaannya terkejut (kaget),” ucap Kepala Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, I Nyoman Srinada Giri saat dikonfirmasi malam hari.

Giri menjelaskan, bahwa dari keterangan pihak keluarga, saat terjadinya gempa, korban sedang berada di dalam rumah sambil bermain ponsel pintarnya.

Kemudian, keluarga berteriak linuh (gempa dalam bahasa Bali).

Teriakan panik itu berulang kali dilakukan.

Dan usai gempa mereda tidak ada respon apapun dari korban. Hingga keluarga mencari ke dalam rumah.

“Saat keluarga mencari ke dalam, didapati korban sudah tidak sadarkan diri. Kemudian dilarikan ke klinik terdekat,” ungkapnya.

Korban di ruang jenazah RSUD Tabanan - Bali Diguncang Gempa, Seorang Anak Meninggal di Tabanan, Diduga Karena Kaget
Korban di ruang jenazah RSUD Tabanan - Bali Diguncang Gempa, Seorang Anak Meninggal di Tabanan, Diduga Karena Kaget (Istimewa)
Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved